Catatan Harian 171 : Pulang Untuk Melihat Sawah

Kawan, ini rajab. Rajab dengan wangi ramadhan berlalu begini saja? Diam, hening, tenang. Dengan badan yang sehat khas 30 tahun. Ya kan?

Senin, 10 Rajab 1442 H, 22 Feb 2021

Apa senin? Ada kabar apa pekan ini, kecuali issu tentang vokalis gambus yang tetiba tenar karena katanya kasus perselingkuhannya. Hmm. Selalu ada berita di setiap hari.

Karena tadinya Pak By mau ke vendor, jadinya saya masuk kerja, bawa motor dengan datang kesiangan setelah menikmati pagi dan memutar melewati jalan baru pacuan kuda. Setelah pagi hari diputuskan bahwa Pak By tidak ke vendor karena ternyata berlokasi di Karawang, kita lanjut kerja.

WhatsApp Image 2021-02-24 at 06.15.04

Seharian full meeting, datang jam 9 langsung meeting dengan team setelah segelas kopi dan meeting dengan supplier karena pak Bay tidak jadi ke karawang di sore hari. Sementara siang hari di jam 10 ada review one pager untuk OPW dan penyelesaian laporan untuk meeting siang ini.

Kita pulang ba’da maghrib setelah kita hitung keuangan, ya kita sedikit berdebat soal keuangan. Gak tega tapi rasanya memang harus menetapkan pilihan bahwa uang harus di kelola dengan baik.

Selasa, 11 Rajab 1442 H, 23 Feb 2021

Workshop dimulai pagi ini. Kita berangkata bawa mobil karena motor sudah parah. Alhamdulillah di servis tidak sampai 100rb. Karena ada part yang patah. Maka dari jam 9 kita Full workshop, motor akhirnya di service hari ini dan yah penjualan rugi di gofood hari ini, 2 bebek + 1 snack, only 20rb, luar biasa. Jujur saya ga ngerti skema promosi nya, kok rugi banyak begitu.

WhatsApp Image 2021-02-24 at 06.15.04 (1)

Kita pulang ba’da maghrib dan sampai isya, dengan ngopi dulu sebelum sholat. Sebuah skema yang kurang baik, dengan degdegan sepanjang jalan saat bawa mobil. Mobil terlalu lebar saya rasa.

Rabu, 12 Rajab 1442 H, 24 Feb 2021

Workshop masih berjalan, setengah hari saja karena ada yang belum selesai, lalu saya pulang setelah meeting soal nesting di jam 2 dan finalize untuk meeting jam 5 lalu ummah berobat di 5.30. Jalan-jalan sejenak. Malamnya kita coba tidur awal, jam 8. Lalu bangun jam 11, lalu coba tidur lagi dan akhirnya malah bangun jam 1.

WhatsApp Image 2021-02-27 at 09.24.50

Sungguh sulit tidur dengan rencana berangkat jam 2. Maka kita pergi saja.

Kamis, 13 Rajab 1442 H, 25 Feb 2021

Tidur kurang sempurna dan akhirnya kita berangkat saja di jam 2, sampai sukabumi saat subuh lalu istirahat sampai jam 8 dan begitulah : ngopi, menikmati pagi setelah bangun di jam 8 dan saya pergi ke kota beli kopi dan bako sementara ummah beli sepatu. Nostalgia yang indah.

WhatsApp Image 2021-02-27 at 09.23.11

Saat sampai rumah, di saat mau istirahat tiba-tiba angin berhembus kencang dan tiang listrik roboh. Saya telepon PLN dan alhamdulillah semua selesai hari ini juga. Sampai jam 11 PLN memperbaiki tiang listrik. Selesai.

WhatsApp Image 2021-02-27 at 09.23.11 (3)

Lalu ba’da dzuhur mengantar Mamah, bapak untuk keliling mengantar kulit domba, menengok sodara, mengantar BH dengan kondisi mobil yang kurang baik setelah indikator engine berkedip dan setelah susah payah coba mereset, akhirnya sembuh juga berhasil di sore hari. Memang perlu ketenangan. Semua selesai menjelang maghrib.

WhatsApp Image 2021-02-27 at 09.23.11 (1)

Malam hari anak-anak tidur awal, saya jam 9 malah ngopi dan main game aja sampai jam 11. Lalu tidur. Pilihan yang salah.

Jum’at, 14 Rajab 1442 H, 26 Feb 2021

Pay day! Pertama dengan Workday dan sekarang? Saya jadi tahu gaji teman-teman dan saat sadar bahwa ada yang rejekinya lewat gaji lebih besar dari saya. Sedih saya jadinya. Bingung, agak kecewa? Iya.

Entah apa yang harus saya lakukan seperti entah apa yang bisa saya laporkan untuk meeting nanti malam. 20 menit berlalu tanpa output apa-apa. Dan saya coba kilas balik bulan November dan tidak menemukan apa-apa, kecuali tentang ingatan pekerjaan yang hilang, dan saya yang sudah lama banget ga baca buku.

kekecewaan mengantarkan saya pada kesimpulan : memang harus melaporkan dengan cara dan waktu yang tepat. Suatu saat. 

WhatsApp Image 2021-02-27 at 08.48.16 (1)

Dan saya coba menulis, membaca buku, merenung, melihat catatan-berdiskusi selepas sholat jum’at. Karena dari pagi kita gak kemana-mana, hanya diam saja. Di rumah, mobil gak dipanasin. Beneran di rumah. Rencana ba’da maghrib ke KTM pun batal karena meeting sore dan malam ada training.

Malam hari dengan kepala sedikit pusing saya menunggu kelas Bang Ali, 10 menit yang menyengat dengan mengingatkan saya bahwa orang lain di luar sana itu penonton yang selalu ada saja yang menyoraki, akan tetapi jika kita lihat orang lain, lihatlah mereka sebagai suatu pelajaran bagi kita, bukan perbandingan. Dan kurangi kata-kata hanya, karena potensimu adalah potensi you expert about.

Next, saatnya fokus pada action plan yang kamu rencanakan dan solve it one by one.

Sabtu, 15 Rajab 1442 H, 27 Feb 2021

Akhirnya cita-cita difoto dan jalan sejenak ke pesawahan bisa terlaksana juga hari ini, selepas sholat, menikmati pagi dengan segelas kopi, buku sederhana tentang montessori, Alqur’an dan 2 potong bolu, kita berangkat menyusuri area pesawahan, melewati beberapa area pemakaman dan menembus kampung, menyusuri lahan setapak, menikmati sarapan bubur lalu pulang. Sunggu 120 menit yang menyenangkan menyusuri kampung sendiri.

WhatsApp Image 2021-02-27 at 08.48.15 (1)

Hari berlanjut. Setelah nongki sejenak di sawah, berinfak ke Mang Apd, kita menangkap ikan bareng umi dan menulis disini, sudah jam 9. 60 menit menjelang untuk menulis dan mencatatat keuangan dan ummah akan pergi bareng temennya Sementara saya masak saja, bikin pepes ikan. Lalu siang hari kita akan ke KTM,

IMG_20210228_200622

Fix di jam 2 kita berangkat, lalu sampai ashar. Kita langsung berangkat untuk cuci mobil dan DRL tiba-tiba minjem mobil dan entah kemana, 30 km berlalu saat sampai di rumah. Kita pulang di jam 8, terlalu malam dan langsung tidur. Agak kecewa, belum lagi dengan indikator engine yang menyala lagi, apa ini karena tikus, atau apa atau kebetulah atau memang sudah rusak? Entahlah. Hari berlalu dan berganti, mau kemana? Sementara memory card yang saat itu saya lepas, malah hilang, sama seperti kunci 10 yang tiba-tiba jatuh dan hilang. Kenapa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s