Catatan Harian 170 : Almera

Kadang merasa, am I normal? Tapi hari harus tetap jalan. Coba mengingat lagi tentang hidup ini harus bagaimana? Kemana? Coba review lagi tujuan hidup, rasanya jelas bahwa yang paling saya care adalah Islam, membantu manusia (termasuk saya) untuk bisa dekat dengan Allah ta’ala. Well, meskipun ini Journey nya bener-bener dimulai dari diri sendiri saya.

Saya yang biasa aja, tanpa relasi yang kuat soal agama, ilmu agama yang cetek, konsistensi yang buruk. Tapi masa iya Islam hanya untuk orang-orang yang Sholeh? Bukankah Allah maha penerima taubat?

Senin, 26 Jumadil Akhir 1442 H, 8 Feb 2021

Lelah. Saat percaya diri rontok sesuai mobil dilihat orang. Udah 60 menit berlalu, tapi malah ancur. Bukannya membaik!

Pagi ini berlalu cepat, sudaj 14.34 sekarang. Ide pagi untuk nulis, lalu jual mobil bersambut. Setelah meeting dan call putus sambung sama Bu AG, akhirnya coba antar dan lihat-lihat mobil yang keadaannya begitulah. Ada bunyi klitik ringan, belum kaki-kaki yang juga minta dibenerin. Mudah-mudahan gak parah. Mungkin nanti pakai engine flusher. Dan mesinnya harus kita bersihin, juga sensor putaran enginenya. Ribet sih buat dibersihin juga. Di jalani dulu aja. Toh sewa malah lebih mahal.

IMG_20210208_052313

Yang saya khawatirkan, mobil jadi malah lebih parah. Tapi siapa yang bisa memprediksi? Jalani saja dulu. Semua ada resikonya. Apakah jadi sesal karena tidak juga dijual seperti rumah, atau sesal karena di jual seperti kijang kapsul? Kita berdo’a saja yang terbaik.

Siang berlalu, lalu meeting sama Pak Asd dan masih begitu lah, marah, follow up, menanyakan lagi soal packing. Dan saya tiba-tiba jadi galfok. Malah begini. Haduh. Entah, saya mau bereskan OPW, mandi, nulis, dan benerin mobil. Sore aja, malam kita cuci sekalian nyoba lampu. Mudah-mudahan gak hujan, tapi kayaknya harusnya sore deh nyucinya. Malam ada janji ngajar lagi. Besok diminta masuk karena akan ada factory tour, tapi gagal. Saya masih flu.

Selasa, 27 Jumadil Akhir 1442 H, 9 Feb 2021

Kamu tahu ini hari apa? Selasa. Saya kangen ke kantor. Jujur. Tapi saya flu, salah-salah malah di SP. Hari ini ada meeting yang padat di siang hari, tapi di cancel sebagian : OPW dan tetap meeting dengan OPC tentang rencana pengurangan jam meeting serta factory tour secara virtual. Pak Asd masih memfollow up laporan packing saja. Tapi setidaknya hari ini masih sempat mencukur rambut Najmi.

IMG_20210209_110049

Dan sore pun berlalu, tanpa kelas, badan masih kurang fit. Dan rencananya ada meeting, tapi batal. Sebelum maghrib saya ke mobil, lap sana sini, memanaskan sambil meratapi nasib lagi, ini suara mesin kenapa ya? Dan yah, begitulah.

Malam datang, kita meeting DKM dan main game sejenak sebelum tidur. Ah kacau pula akhirnya. Padahal meeting DKM awalnya, entahlah saya ini.

Rabu, 28 Jumadil Akhir 1442 H, 10 Feb 2021

Saat gagal menyambut pagi, rasanya kecewa. Entah mau bagaimana lagi, selain bertaubat dan memperbaiki diri. Katanya kuping saya dikencingi syetan, dan saya mulai berfikir : Apa saya berganti profesi saja, biar di kampung saja. Tapi yang utama, tiada jalan lain : Memperbaiki diri.

Setelah bangun, mandi dan menikmati nasi uduk. Harusnya udah kerja hari ini, tapi masih flu. Jadi WFH lagi, dengan segudang laporan yang harus di kejar.

IMG_20210210_085840

Selebihnya entah apa dan bagiamana, maunya mengejar cuci mobil. Tapi ada meeting siang, review bareng OPC soal packing accessories dan VSM yang harus kita submit. Entah. Selebihnya mungkin ngopi, main game. Dan main sama anak-anak. Seperti pagi ini, Senyum jabir, dan Najmi dan Jarir yang entah kenapa gak mau sarapan. Sepertinya lagi sakit.

Kamis, 29 Jumadil Akhir 1442 H, 11 Feb 2021

Pagi ini gagal lagi, agak kacau pagi di pekan ini 😦 dan berpindah dari OLX, JBA, Shopee padahal laporan udah di follow up aja : Cost out, VA, OPW… Entahlah. Produktivitas kerja juga harus terus di improve yus. Start from your self. Kapan bisa lebih baik.

IMG_20210210_185618

Pagi hari saya langsung jual mobil, ada yang cek sih pagi-pagi, tapi nawar di 50.800 saya tahan, keputusan yang baik. Karena akhirnya ada yang mau 53jt. Sisa hari ini, entahlah. Baru di DP setelah dua kali visit dan sudah dua kali, malem-malem terus request test drive nya.

Jum’at, 30 Jumadil Akhir 1442 H, 12 Feb 2021

Ini libur Imlek, jadi kita mau jalan-jalan pagi, tadinya mau ke ragunan tapi tutup, ke MRT juga parkirannya jauh, jadinya kita ke TMII lagi, kali ini harus bayar 100rb. Halah. Jadilah kita keliling aja, dari satu anjungan ke anjungan yang lain, tapi pada tutup dan anak-anak juga malah takut. Jadinya kita pulang jam 10. Mau jum’atan hari ini

IMG_20210212_081919

Selepas jum’at bareng Najmi, saya lupa ngapain. Malamnya ada yang lihat mobil di waktu maghrib, keliling sebentar dan mobil langsung di DP sih. Alhamdulillah. Malamnya? Tidak ada kelas hari ini, masih proses as normal.

IMG_20210212_080551

Sabtu, 1 Rajab 1442 H, 13 Feb 2021

Assalamu’alaikum Rajab, mobil terjual sudah, biar untung karena pemakaian 8 bulan, dan tidak perlu mikirin lagi soal servis kaki-kaki, mesin dan pajak, tapi masih sayang dengan lampu LED 200rb dan Bensin 100rb nya. Hmm. Ya sudah lah, rejeki pak edy.

Pengalaman ini membuat saya membudgetkan : Pajak 2jt per tahun, maka 200rb’an per bulan, belum biaya servis yang setahun ini bisa 3jt’an, jadi memang perlu 500rb’an per bulan diluar bensin sih. Boros ya? Begitulah mobil. Mau gimana lagi? Belum lagi parkiran.

IMG_20210213_180618

Ah, udah 10.20 aja. Jadi hari ini? Di rumah aja, pagi ngajar, lalu siang bebenah mobil, langsung cek lokasi jual Taxi yang ternyata harganya 60jt’an di kodau, begitu pun saat siangnya cari ke Gamya, ternyata udah ga ada stock lagi. Entah mobil apa. Sore hari Ummah mengajak berkeliling ke Jatikramat lagi, kesana lagi deh meski pagi sudah lewat situ. But it’s OK. I can see happiness from all saat beli cilok pedas, main ayunan, beli minuman coklat. Indah tak harus mewah.

IMG_20210213_180622

Ex-Taxi, harganya 55-65’an, tahun muda tapi KM tinggi dan surat-surat juga atas nama PT, pajak juga mahal. Xenia lagi, kok rasanya ga jatuh cinta ya, dengan Xenia Xi yang harganya 60-70 jt’an. Nah kalau Avanza, harganya masih di kisaran 70jt’an. Jadi mau mobil apa? Putar puter aja dari tadi. Buka OLX, market place dan lain-lain. Hingga akhirnya malam hari kita bertemu dengan iklan si Coklat. Alhamdulillah. Mudah-mudahan jodoh.

Ahad, 2 Rajab 1442 H, 14 Feb 2021

Walhasil di hari ahad, saya pergi selepas subuh dan ngaji menuju Jatibening bareng Ummah, dan anak-anak lengkap. Alhamdulillah sudah beberapa pagi ini, subuh menyapa dengan manis, cantik banget subuh. Alhamdulillah.

IMG_20210214_084635

Sempat gamang antara Bogor atau Daru, Tangerang… Akhirnya kita putuskan ke Daru, selepas sholat dhuha, mencoba menembus Tanah Abang dan untuk pertama kali melaju naik Commuter Line menuju Rangkas Bitung. Ada area pesawahan dan tanah berwarna putih disana. Suasana yang aneh.

Dan hari berlalu, perlu 3 jam untuk kembali dari Tangerang ke Bekasi, dan sore hari kita berkeliling sejenak hingga akhirnya malam pulang setelah mencuci mobil, berkeliling ke pondok gede, lalu istirahat. Malam berlalu seperti biasa, lelah dan besok akan kerja.

IMG_20210214_174456

Senin, 3 Rajab 1442 H, 15 Feb 2021

Kita masuk kerja, Pak Rdn meminta saya masuk, jadi masuklah, meeting pagi dengan segudang PR dan presentasi yang di request dari hari Jum’at. Selebihnya kita meeting dan ditegur soal presentasi Core Non Core Analysis. Sampai sore kita meeting. Lalu pulang dengan sholat maghrib di mesjid dua Menara.

IMG_20210217_072524

Itu yang saya ingat. Yang pasti di pekan ini semua berjalan lancar. Pagi cerah, beli beberapa perlengkapan mobil, seperti sarung mobil, dan perjalanan baik-baik saja.

Selasa, 4 Rajab 1442 H, 16 Feb 2021

Ini Rajab hah… time goes on. Sementara ada tekanan lagi terkait renov rumah dan pembayaran Tanah. Setelah berfikir, berzikir dan berdoa. Kita putuskan mengirimkan dana di pagi hari. Tapi tetap kurang, eh belakangan ternyata ada simpanan : Uang kontrakan dan penjualan ikan. Baiklah.

IMG_20210215_191148

Pak Ihw di operasi hari ini. Saya minta doa di pagi hari dan Pak Rd memanggil di jam istirahat, besok akan ada pemanggilan beberapa karyawan. Palu sudah di ketok.

Rabu, 5 Rajab 1442 H, 17 Feb 2021

Waktu berjalan cepat, cepaat banget. Hari ini biasanya WFO, tapi WFH lagi, sudah dua hari saya WFO kemarin. Tak banyak hal. Hari ini ada meeting productivity dan deadline rekomendasinya Fach. Tapi yah, kepo juga dengan ngelitik di Mobil yang ternayata indikasinya harus di cek injection, carbon dan intake. Luar biasa perawatan mobil ini.

Rekan-rekan di panggil HR, 17 orang harus berhenti bekerja mulai bulan depan. Termasuk pak ketua DKM.

Malam ini, setelah sore mengajar Danish, malamnya kembali mengenalkan pembuatan web ke Salma. Gaya belajarnya lebih fleksibel, lebih mudah karena dia berani mencoba hal yang baru, setelah pulang. Kita main game sejenak, lalu tidur.

Kamis, 6 Rajab 1442 H, 18 Feb 2021

Saat berhasil melewati hari dan berhasil menuliskan sepatah dua patah paragraf tentangnya, rasanya sudah cukup merasa bahwa all is well. Meskipun kadang tidak sebaik itu juga, misalnya ya hari ini, bangun terlambat lagi karena malam tergoda dengan 10 menit dengan batre 5% yang saya sesali sampai sekarang, pasalnya ini bukan sekali dua kali. Eh terulang lagi aja. Payah.

Maka begitulah hari ini, bangun dengan gontai, lanjut melewati hari dengan mengaji, memposting rumah, menghitung keuangan dan menjual rumah, mudah-mudahan laku untuk bayar tanah di kampung dan menjalani hari dengan pasang antena, dan akhirnya disini. Sejenak melukis namamu disana.

Dari pagi saya kejar untuk analisa scoring dan siang begitulah, dasar white tiger! Entah sampai sore gimana dan entah apa besok kerja atau tidak, mungkin kerja biasa. Karena di rumah beginilah kerjanya. Cek OPW saja.

Malam hari masih berjalan seperti biasa, Nexus sudah di approve, dan besok harus lebih baik.

Jum’at, 7 Rajab 1442 H, 19 Feb 2021

Apa yang dipingin sekarang, hanya duduk ngopi di pinggir sawah, melihat sawah, merasakan desir angin. Melamun saja. Gitu, cukup. Entah dimana. Rasanya waktu kemarin ke Tangerang pun pengennya berhenti saja di stasiun saat melihat sawah, lalu melamun sejenak disana. Rindu kampungku yang dulu. Hanya itu.

WhatsApp Image 2021-02-19 at 14.46.09

Dan hari ini, selepas pagi kami menikmati subuh, saya sudah sangka kerja libur. Tapi jam 9 banjir sudah surut. Banjir gak jadi lalu kami kerja hari ini, mempacking shuttle tanker, me loading panel, dan pulang di jam 5. Hanya begitu. Malam istirahat, udah dua kali maghrib dan masih mengantuk saja.

Sabtu, 8 Rajab 1442 H, 20 Feb 2021

Seorang supervisor bilang dia lagi libur di grup WA. Iya, saya juga libur dan entah mau liburan kemana. Pagi ini Jakarta banjir lagi, kemana-mana jalanan penuh dengan air. Jadi di rumah aja. Padahal hari ini pengennya hang out, entah pengen pake mobil aja, keliling mungkin ke Bogor, Bandung, Cinajur. Entah. Tapi hujan, jadi siapa yang mau. Tiduran aja.

WhatsApp Image 2021-02-24 at 06.15.04 (4)

Dari pagi saya nyalakan mobil, ada tikus lagi. mengelap saja sejam, dari jam 7 dan selesai jam 8, main game se jam, lalu tiduran dan ketemu The Dig. Tidur sejenak dan tahu-tahu sudah dzuhur, dan disinilah sekarang. Rencana untuk beli bebek batal, liburan apa lagi, ikut lelang batal, mengajar pun gak jadi. Entah, apa terpenjara di rumah lagi.

Bikin dilema aja itu Mobil, di pake boros bensin, dibiarin kena tikus, ga punya susah, punya juga habis duit. Entah lah. Begitulah dunia. Selanjutnya entah apa di malam hari selepas hari yang ga jelas ini, yang pasti tetap ngaji, tetap nulis, tapi ga ada update produk, ga ada online training, udah mau sebulan off nih usaha. Gimana mau sukses?

WhatsApp Image 2021-02-24 at 06.15.04 (3)

Malam hari ya sesekali main game mungkin, lupa. Hari terus berlalu, pekerjaan renovasi rumah di Sukabumi masih berjalan. Alhamdulillah, lebih rapi rumah sekarang

Ahad, 9 Rajab 1442 H, 21 Feb 2021

Akhirnya Ahad saya harus keluar, kami keluar agak siang, jam 8 kalau ga salah, sarapan di Kampung Ambon, keliling ke Monas, lalu muter balik di Ciubur. benar-benar kurang kerjaan. Melancarkan mobil aja, udah benar-benar nyerah nih.

WhatsApp Image 2021-02-24 at 06.15.04 (2)

Siang istirahat di rumah, masih banjir dimana-mana, for first time coba masuk lewat sarigaperi dan keluar pagi-pagi pun via kapin dan lewat Becakayu, so interesting.

Masih begitu aja : Jalan-jalan, kerja, nulis, main game, kapan, jadi kapan ngaji lebih teratur, 2-3 jam gitu, lebih dekat dengan Allah? Semoga lebih baik hidupmu pak, tak hanya disini, tapi nanti kelak.

Siang hari sudah sampai rumah, anak-anak istirahat, saya? Lupa, ada pekerjaan yang belum tuntas untuk meeting senin yang terus menghantui, coba dicicil saja. Dan tergugah juga dengan berbagai film baru : The Dig dan yah… Malam begitu lah, kerja sebentar dan hari ini ada pemilihan DKM. Hari berlalu.

Ahad jadi begini, tidak seindah saat dulu main weekend, jalan-jalan ke gunung, bermain bersama, tertawa, ngobrol. Dan begitulah dunia, banyak yang kita terima tidak menjamin kita menikmatinya dengan lebih banyak. Mungkin beberapa bagian terasa sama, bukan? Dengan mereka yang tidur di Hotel bawah laut di Dubai? Jalan-jalan ke Aussie? Menempuh perjalanan China-Rusia? Entah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s