Catatan Harian 168 : Jakarta, Batam, Rindu dan Waktu yang Cepat

Maka hari ini saya bingung lagi, antara pindah atau tidak, sekolah SD dimana? Yah, ternyata mengurus pindahan pun tidak berguna, KK nya harus sebelum Desember 2018. Lalu bagaimana sekarang? Pupus sudah sekolah gratis di Sekolah Negeri di Bekasi. Agak kefikiran sih, padahal tadinya bisa ngirit uang bangunan 8 jutaan, dan biaya bulanan 500 ribuan. Ah. Berat menerima takdir yang tidak sesuai keinginan ya? Belum lagi dulu soal SIM, dan sekarang tentang sekolah anak. Nyesel kan menunda-nunda urusan? Itu satu poin. Masih ada harapan mungkin, coba datang ke kelurahan aja. Hmm. Agak segan juga ini ke Pak RW. Coba saja dulu, lah. (Dan ternyata setelah coba datang ke kelurahan dan ke SDN, harapan itu masih ada) Emang long long time ago pengen sih Najmi di pesantren, tinggal bareng kakek neneknya, but it’s costly, mengeluarkan 1 juta’an untuk sekolah anak per bulannya. Dan sekarang buat ngeluarin biaya untuk sekolah swasta aja berat, malah pengen negeri yang gratisan. Ah, entahlah, dari zaman kuliah pengen negeri ga dapet-dapet. Dan saat diskusi dengan Najmi, saat mengenang masa kecil, emang udah begini ya passionate nya, kalau ada yang gratis ngapain yang bayar, kalau ada yang murah, ngapain yang mahal. Padahal kalau memang jelas kualitasnya, kenapa enggak? Pasalnya… Kadang Pesantren, Sekolah mahal juga ada ketidak pastian, baik kualitas, pergaulan maupun yang lainnya. Yah, begitulah memang buat apa uang diirit-irit, dikumpul-kumpul? Ujung-ujungnya bakal disuruh beli tanah di kampung, kan? Tapi memang segan juga kalau nanti di depan rumah ada orang lain. Wallahu a’lam. Kita memohon kepada Allah saja, semoga dimudahkan segala cita-cita dan harapan, do’a orang tua. Meningkatkan harapan. Kita ta’ati ya. Sabar. Ya Allah, Engkau Maha Kuasa. Terima kasih Ya Rabb telah kau berikan lagi membuka mata di pagi ini, dengan udara segar dan suara burung yang indah, bumi yang bersih dan langit yang jernih. Dunia saja begini indahnya. Semoga kelak pun bisa ke Surga yang jauuuh tiada terkira nikmatnya. Aamiin. Yus, terima kasih sudah berjuang selama ini : Menulis, sholat, mendidik anak-anak, membuatkan kopi, mengaji, mencatat keuangan. Ini bermanfaat banget, membaca cerita bertahun-tahun, melihat catatan keuangan, merencanakan masa depan, memastikan anak-anak rajin beribadah. Good Job! Thanks for the great day! Yus, makasih udah mau bangun setelah jatuh, menyadari kesalahan dan berjuang memperbaikinya, makasih udah mau selalu tersenyum dan bahagia di tengah berbagai kesulitan, makasih udah berjuang untuk sholeh, sukses, kaya, pinter, berteman, bahagia. Kamu punya tujuan yang baik, dan jelas : Bahagia dunia akhirat. Meski kadang hasilnya tidak sesuai yang diinginkan. Kamu selalu bisa mengambil positifnya, tersenyum, tetap berjalan, karena hidup terus bergulir. Makasih ya Yus, aku bangga berada di didirumu, Good Job.

Senin 27 Jumadil Awal 1442 H, 11 Jan 2021

Memang udah degdegan dengan hari ini dari kemarin, dan akhirnya datang juga hari senin, setelah sholat kita mengaji kitab tafsir lagi, dan menyelesaikan tulisan di sambung meeting marathon dengan team sampai jam 9, lalu meeting dengan QC, dan yah marathon sampai siang. IMG_20210111_070937 Selepas dzhur baru agak reda, dan pengen tiduran sebentar, malah pusing. Ini karena bako pandan wangi juga nih, dan ada meeting lagi dengan QC dan QM soal CRM yang apa mandatory atau tidak dan di jam 5, ada meeting dengan manajer keuangan baru lagi, yang akhirnya she found new findings : Actual number! Dan pekan kemarin memang belum selesai juga! Malam berlalu, entah bagaimana yang pastinya jam 9 baru keluar, kepala pusing ba’da maghrib, sejak tadi siang, dan sore hari ada pengajian sore ini bareng Dansh. Alhamdulillah.

Selasa 28 Jumadil Awal 1442 H, 12 Jan 2021

Sepertinya perlu disiplin luar biasa untuk bangun sahur, tahajud, sholat subuh, dan i’tikaf sampai suruq. Udah Selasa Rabu masih begini, berjamaah yuk yus? Subuh utamakan. Selasa masih kerja dengan perasaan berasa berhutang, teguran Maghrib kemarin soal laporan itu sedikit mengganggu fikiran saya. Maka selepas subuh, ngaji dan dzikir, kita langsung kerja, mengikuti meeting pagi, cek laporan, entry actual saving, dan sama-sama menyadari bahwa improvement bisa dilakukan siapa saja, kapan saja, dimana saja. Ini bukan pekerjaan saya. Tapi pekerjaan bersama. Jadi bukan hanya tentang kerja tapi juga kerja bareng (Dan entah kenapa saya teringat suasana JV, mesjidnya, tempat wudhunya, kantinnya, udah gak bisa balik lagi. Udah selesai urusan disana) Begitulah sampai siang, dan saat jam break setelah di sela mandi, ngopi, dan sholat Dhuha kita diminta submit sebelum break, sebenarnya saya yang commit. Submit revisi terbaru OPW. Makin strong aja sekarang, OPW. IMG-20210112-WA0010 Dan selepas break ada meeting setelah kursus Autocad sejenak, bejibun saja ini meeting sampe bikin pusing dan meeting lagi jam 5 sampe jam 6. Masih menggantung aja, ah entahlah apa hari ini atau bukan, yang jelas ummah udah disini saja. Nemenin nulis, seperti biasa :). Hari ini Eu mulai nawarin saya buat support usahanya Mbak Jule di Resep Mantu. It’s new challenge.

Rabu, 29 Jumadil Awal 1442 H, 13 Jan 2021

Masih ga bagus bangun nya, langsung mandi dan berangkat, berburu mi ayam dan mulai kerja di jam 8. Mata udah sepet bener. Sampe siang sudah konsen lalu tiba-tiba sore ada tugas kudu selesai karena ini hari terakhir closing OPW, bahkan dilanjut sampai jam 7 dan lanjut lagi jam 10, setelah sampe rumah namun suasana kelabu. Bablas juga. IMG_20210113_062133 Jam 9 anak-anak sudah tidur, setelah kerja, malah main game sampe 00.20 keterlaluan lah, jelas bikin ancur pagi lagi, nyesel saya, tapi ada bisikan yang bilang begini begitu, ini salah yus. Bangkit, lah

Kamis, 1 Jumadil Akhir 1442 H, 14 Jan 2021

Dan begitulah Kamis pagi tak begitu manis, kadang dilalui dengan fikiran lelah, tapi kalau udah malam begini, ya biasa aja, akhirnya bisa juga melalui nya. Meski dari siang beberapa pikiran datang, entah ini itu, mulai dari keluarga, ibadah, ah entahlah : Banyak. IMG-20210114-WA0007 Ya, Alhamdulillah saya masih diberi kekuatan. Melalui lelahnya hari dan menyiapkan beberapa presentasi untuk VOR calculation dengan disela sholat Dhuha di pagi hari, dan lanjut menyiapkan laporan untuk meeting cost out sore. Selesai juga. Beneran marathon meeting dengan BA setelah dari pekan kemarin review OPW, kemarin review BCFA dan sekarang review VOR. Kadang muncul fikiran untuk dapat ngobrol dengan orang tua mungkin saya yang malas, tapi memang diskusi apa, menanyakan kabar takut tak berasa apa-apa. Entah. Coba saja. Dan ternyata iya, pekan ini tidak ada jawaban, hanya pesan broadcast. Hari ini Ustadz Ali Jaber Wafat. Innalillahi. Memang di awal tahun ini berjejar beberapa berita duka dan musibah, ada pesawat jatuh, Ulama Wafat, besoknya ada Habib Ali wafat, dan hari Ahad, Ustadz Sony wafat, Innalillahi. Ini yang begitu menyontakkan saya, beliau masih muda dan sering bertemu saya di tempat kerja. Semoga Beliau Husnul Khotimah, Aamiin. Selanjutnya ada juga berita gempa di Sulbar, Banjir di puncak, gunung erupsi di Merapi dan Semeru, Banjir di kalimantan. Dan beberapa berita duka di email dari orang tua para karyawan. Sedih iya, namun semoga kami bisa mengambil pelajaran dari setiap kejadian.

Jum’at, 2 Jumadil Akhir 1442 H, 15 Jan 2021

Selalu galau kalau sudah lihat mereka yang dapat beasiswa S2, seolah mendapatkan sesuatu yang menyenangkan dalam hidup, bukan hanya diam disini, dalam kesibukan dan kehidupan biasa. Kadang saya merasa : Saya udah cukup sibuk, udah cukup menyenangkan : Menulis catatan harian di ahad pagi, mengajar, main game, ngopi, kerja, ibadah. Rasanya sudah cukup balance. Hoalah. Lebay. Ya kalau mau disini-sini aja, masa mau main game terus? Mau jadi orang biasa terus? Jadi luar biasa dong, jadi orang yang sukses dunia dan akhirat. Sukses itu bukan pilihan mau dunia atau akhirat, bisa dua-duanya loh. Punya perusahaan besar, dan bisa berjamaah tiap subuh, bisa punya karyawan ribuan, dan menjaga sholat tahajud. Kaya di dunia, Surga di akhirat. Begitulah jadinya. IMG_20210115_112542 Ini hari libur, saya cuti perlu rehat setelah dari akhir tahun marathon panjang ikut beberapa project. Jadi ga kerja. Dari pagi udah nyiapin materi aja buat kursus nanti siang. Tapi ga jadi dua-duanya, yang satu ijin libur yang Autocad, dan Javascript saya nya telat karena masih di kelurahan, digeser besok. jadinya setelah sarapan, ngopi, eh udah jam 10 aja, jadilah karena udah janji pengen ke Mall, main sama anak-anak, jadinya kita ke Idolmart, beli mainan untuk anak-anak. Dan… Jabir Jarir jadi kayak Najmi dulu : Takut naik odong-odong, sementara Najmi udah kegedean buat naik odong-odong, pengennya yang Spiderman katanya. Haduh. Najmi beli buku spiderman dan penggambar pasir, Sementara Jabir-Jarir beli truk, sampe rumah Jarir tiba-tiba ga mau, karena roda tengahnya ga muter, jadi di repair deh ba’da jum’at. Beda 2 ribu aja padahal, tapi kualitasnya beda bener. IMG_20210115_134456 Yap yap, sore pun tiba dan jadwal mengajar cancel, di geser besok. Pak Rudi ada acara keluarga, dan saat mau ke Wildan, saya kesorean. Karena baru pulang dari kelurahan buat bikin surat domisili, yah ga jadi di proses sih, karena katanya nanti aja. Dan saya ke SD juga, sama katanya, nanti aja bulan Juni atau Juli. Ga susah daftar SD katanya. Lihat saja. Cuma keselnya pegawai desa baru bilang nanti ajanya setelah saya muter nyari fotocopyan, halah. Tapi ga apa-apa sih, hasilnya tetap menyenangkan. IMG-20210115-WA0001 Maka sore waktunya istirahat saja : belajar, ngaji sama anak-anak lagi, Alhamdulillah mereka begitu baik, kita pakai Zoom ngajinya, setelah saya mengajar Danish sore ini. Maka malam kita makan, lalu nonton werewolf boy lagi, sebentar, lalu main game, dan tidur. Jam 11 juga, tapi alhamdulillah, bisa bangun tepat waktu.

Sabtu, 3 Jumadil Akhir 1442 H, 16 Jan 2021

kadang ingin pergi sejenak, kadang hanya ingin mengobrol, hanya ingin bercerita tentang kebingungan demi kebingungan dari ibadah yang tidak juga membaik, pekerjaan yang penuh tuntutan, masalah pendidikan anak, menyepi dari hingar bingar dan keluar dari rutinitas, ada saatnya lelah. IMG-20210115-WA0008 Sabtu datang, libur lagi dan setelah tidur panjang, Razqa g jadi ngaji, jadi kita ngajar wildan dulu. Dzuhur main game, tapi kesel, kalah mulu. Halah. Dan sore jadinya keliling aja entah kemana, lupa, keliling cari snack dan beli es alpukat kocok lima ribu, ngadem menunggu maghrib di lapang segitiga. Pengen kemana-mana masih males, ga akan cukup uang seratus ribu. Tapi lihat coba valuenya. Jangan cuma uangnya, bisa lebih bahagia kan. Worth it lah. Dan kalau malam ada kebiasaan baru : Najmi ngaji, Jabir Jarir ngaji lalu sholat di mesjid pintu geser.

Ahad, 4 Jumadil Akhir 1442 H, 17 Jan 2021

Tuh kan, udah 3 hari aja loss writing, tau-tau besok udah senin aja. Cepet banget hari libur ini lah. Alhamdulillah tapi pagi ini bisa bangun subuh lagi, Najmi juga, ternyata masih ada bintik-bintik itu, harus cepat ke Dokter sepertinya. Biar di obati. degdegan juga, biar ga menyebar juga. IMG-20210115-WA0011 Well, selain lihat yang S2, lihat orang yang berwirausaha pun jadinya pengen juga, kok aku begini aja, atau saat lihat orang sukses di jabatannya di usia yang sama, kok aku begini aja? Saat melihat orang lain dan lelah. Lihat orang yang sekolahnya udah jadi, udah bagus, keluarganya mapan, ternama, dihargai, dengan sebegitu banyak karunia dalam hidup mereka. Padahal pagi ini sudah bertemu dengan QS Al-hijr : 88 لَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِۦٓ أَزْوَٰجًا مِّنْهُمْ وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَٱخْفِضْ جَنَاحَكَ لِلْمُؤْمِنِينَ Arab-Latin: Lā tamuddanna ‘ainaika ilā mā matta’nā bihī azwājam min-hum wa lā taḥzan ‘alaihim wakhfiḍ janāḥaka lil-mu`minīn Terjemah Arti: Janganlah sekali-kali kamu menunjukkan pandanganmu kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang-orang kafir itu), dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman. Referensi: https://tafsirweb.com/4238-quran-surat-al-hijr-ayat-88.html Jadi, tetaplah positif, Yus. Kamu kan positif! 🙂 IMG-20210117-WA0002 Saya sudah lama ingin cerita ini : Kenapa masa kecil terasa seru? 3 tahun sudah di Jakarta, tapi katanya seperti tak punya cerita apa-apa, katanya membosankan! Nafsu itu mah, Syetan yang berbisik aja. Katanya lebih seru 3 tahun di Aliyah, dan 3 tahun di MTs. Pokoknya masa sekolah itu Top. Memang sih, tapi udah lama juga, ada gejolak, ada energi yang begitu membahagiakan. Kebebasan, menyenangi hal-hal remeh, semangat, tanpa curiga, positif, meski hanya untuk main gitar, nongkrong, alay, dan hal-hal lain yang rasanya sekarang bukan waktunya lagi. Bukan? Jadi hari ini dan 13 tahun lalu itu bukan sesuatu untuk dibandingkan. Okeh? Kayaknya cukup jelas juga, bahwa sekarang juga berharga : Masa berjuang, ketika hidup jauh lebih berarti, lebih bernilai untuk sesama, keluarga, bukan hanya tentang diri sendiri. Menjadi bagian estafet positif dan kebaikan untuk masa depan. Seharusnya saya lebih mengharga saya yang sekarang. Ada emosi yang kadang memuncak, muncul dan hilang. Ada rindu yang kadang diam dalam keindahan, kita lihat saja Dan yah, hari ini mau mulai ikutan join Resep Mantu, support di divisi promosi digital. Kita lihat saja. Jadilah setelah menulis pagi, lanjut mengopi maka jam 8 saya berangkat, sampai lokasi jam 9. 3 jam disana, update produk, pajang produk, dan rasanya ada banyak kerjaan lain, tantangan baru : Nawarin produk, update IG, update shopee, lihat saingan. Begitulah. Kita awali dulu saja. Meski malu saya coba share produk di beberapa grup tempat kerja dan minta tolong neng buat pajang toko saya di statusnya. Sempat share di grup JTS malah, tapi ga ada reply, yang pesan malah Pak Tanjung, dua botol pula. Wow. Dan dzuhur saya pulang, lalu setelah istirahat sebentar, ngopi lagi dan kayaknya punya 30 menit untuk update shopee lagi, tapi ternyata adzan ashar. Sudah ashar masak nasgor mercon sampai sejam tapi kebanyakan kecap, lalu cuma punya waktu 15 menit setelah main game, keburu maghrib. IMG-20210117-WA0021 Saat itulah kita dapat kabar : Ustadz Sony sedang di ICU, penyakitnya semakin parah, Maka saya mendoakan kesembuhan beliau, lalu mengajar anak-anak bergiliran lalu pergi sholat Isya. Ba’da Isya kita dapat kabar : Ustadz Soni wafat. Banyak yang kehilangan, banyak yang merasa sedih, banyak yang bersaksi kebaikannya. Beliau selalu memanggil saya Ustadz. Saya sampai malu. Orang baik, meski hanya sesekali bertemu, namun beliau sangat berkesan, rajin ziarah dan hadroh. Tidak ada yang menyangka bahwa kepergiannya ke rumah sakit ini akan menjadi perjalanannya yang terakhir. Innalillahi, semoga beliau Husnul Khotimah, beliau wafat di RS Polri Kramat Jati, seperti Pak Ustadz dan istrinya Pak RW. IMG-20191203-WA0021 Sebulan kemarin beliau masih sehat, berkumpul bersama, berangkat kerja bersama kami. Usia, beliau orang baik, Allah SWT insya allah menjaga beliau dari kesucian hatinya. Sampai jumpa lagi Ustadz.

Senin, 5 Jumadil Akhir 1442 H, 18 Jan 2021

Suasana kerja beneran tidak bersemangat, setiap orang sepertinya merasa begitu. Semua masih berasa berkabung, sedih. Pak Aris tengah mengantar ke pemakaman. Pemakaman begitu syahdu, dikuburkan di Jagakarsa jaksel, dekat Situ Babakan. IMG-20210118-WA0013 Siang hari semua mulai sibuk lagi, update kalkulator VOR lagi, fokus lagi dengan keluarga masing-masing. Benar lah dunia ini tempat sibuk. Malam hari berlalu cepat, dengan mengaji, ke mesjid pintu geser, nonton car berubah dan main game. Masih begitu entah sampai kapan -_-. Kadang saya masih perlu hiburan. IMG-20210118-WA0012

Selasa, 6 Jumadil Akhir 1442 H, 19 Jan 2021

Selasa oh selasa. Tidak ada banyak meeting di menjelang tanggal gajian begini, ada meeting MCP dan VOR di siang hari. Begitulah awal harinya malamnya malah for first time nyentuh gitar lagi karena Batre hape habis cuma seronde. Poster Mama Kembar1 Kerja di rumah hari ini, lalu mengajar ngaji dan Autocad, tapi masih bingung dengan section. Jadi sempat keder juga.

Rabu, 7 Jumadil Akhir 1442 H, 20 Jan 2021

Kalau gak dipaksain nulis, ya gak nulis, kerjaan numpuk, apalagi ditambah dengan beberapa challenge soal kerjaan. Pertama kali wfo, dengan berangkat jam 7.40 dengan Najmi yang ajaibnya bangun jam 3, lalu sholat dengan suara tinggi, dan berjamaah subuh setelah sekian lama. Alhamdulillah.  Memang salah satu hal yang paling disesali adalah ketinggalan sholat subuh. Hari ini rasanya lancar banget, beres sholat lalu ngaji dan bikin ini lah desain lalu berangkat kerja meski agak siang, tapi lancar, meski ada banyak panel yang harus di pack, Pak Bayu istrinya sakit, alhamdulillah semua lancar. IMG_20210120_140354 Hari berlalu lagi, sudah sore aja. Entah ngapain, masih keingetan dengan ustadz Sony, ayahanda pak Ishak dan Ibunda pak Arya. Dan Jabir juga mimpi ketemu nenek uyut. Ga boleh berprasangka buruk. Tetap berdoa yang terbaik. Hari ini juga alhamdulillah nya setelah pagi  kerja, bikin prepare untuk meeting siang dan di jam break masih sempat buat cuci mobil setelah sekian lama, alhamdulillah. IMG_20210120_145446 Meeting productivity saya delegasi kan, ada packing yang harus di monitor sementara pak Bayu sedang ijin karena istrinya sakit. Sementara sempat ada drama soal panel panakukkang yang tertolak tapi ujung-ujungnya kita yang harus handle dan yah tentang warehouse yang sekarang bu err move dari BA ke WH. Pulang agak malam, jam 6, tapi sholat isya di rumah, setelah seronde. Ada pengajian 100 hari di rumah pak ustadz, saya ijin. Dan malam malah main gitar lagi, tangan masih sakit, dan push rank dengan Pake skill Dadan, ah malu diceritain mah malu sama Allah, malu sama Najmi.

Kamis, 8 Jumadil Akhir 1442 H, 21 Jan 2021

23.09 Saat mau tidur begini baru berasa, bahwa saya manusia paling berdosa di rumah ini, hidup semaunya, main game, dzikir kurang, kerjanya kesiangan,sholat segitu kualitasnya. Hidup mau jadi apa? IMG_20210121_112703 Meski demikian, Allah sudah ngasih Nikmat sebegitu banyak, dari membuka mata, bersiap kerja, tidur, kerja untuk meeting di jam 11, diskusi soal warehouse, buat laporan untuk BA tentang productivity progress, monitor packing, diskusi soal kalibrasi, close beberapa issue IT, diskusi soal prepare submit foto ke server. Hari ini juga pesenan Pak Tanj kekirim juga, meski telat banget, saya ditelepon sampai 4 kali, dan baru berangkat di jam 9. hingga akhirnya, pulang di jam 5, itupun main game dulu sampai isya sambil makan molen mini dan abisin kopi, lalu makan, diskusi sebentar, lalu main game lagi. Menyenangkan memang, tapi ga ada nilai sosial nya, apalagi keagamaan, andai ada, soal kesabaran, keteguhan, itu snagat sedikit. Kapan ngaji, entah besok subuh gimana, pagi2 hanya berdoa saja, semoga besok subuh bangun. Akhirnya, tersuply juga sambelnya, semoga tetep enak, udah seminggu disini, entah. Kita makan saja? Ga akan habis juga. Bingung.

Jum’at, 9 Jumadil Akhir 1442 H, 22 Jan 2021

Setelah bangun dengan pergelutan dan perdebatan dengan Ummah untuk bangun subuh, dan apakah dzikir atau ngaji pagi ini, sempat kefikiran untuk menuliskan segala yang teringat, agar tak lupa lagi. entah tentang saat dulu di pondok : Bangun tidur lalu ngepel di rumah guru, meratapi kehidupan yang masih dibawah orang lain, atau tentang masa menyenangkan di SD. Entah ada tugas apa hari ini : Bikin catatan keuangan, foto produk di putra jaya, ada training selepas jum’at tentang TAM. Dan selebihnya, masih berjalan seperti biasa. Hari ini ada tawaran interview dari infen di Batam. Pengobat rindu bisik saya, entah. IMG_20210122_053715 Maka seperti yang saya bilang, dari pagi kita bekerja seperti biasa, menyiapkan laporan dan membereskan beberapa persiapan sampai tiba-tiba saja sudah jam 11, sholat jum’at selepas ngopi dengan Najmi malah tertidur di mesjid, ngantuk mungkin, karena tadi selepas subuh langsung nonton dianya. Dan selepas jum’at saya bergegas ke toko snack, ambil foto beberapa produk yang ternyata ada banyak banget, sampai 60 produk! Dan tahu-tahu sudah mau ashar aja, ba’da ashar kita edit fotonya, lalu ba’da maghrib coba upload di shopee, tapi baru 4 produk, letih, bosan, apalagi orderan belum banyak. Ba’da Isya break sejenak, lalu terlelap. Kita terlalu letih, capek ternyata usaha begini. Apalagi kalau belum closing. Dijalani saja dulu, dan mainan yang minggu kemarin baru beli, baru sepekan sudah tidak jelas bentuknya, mobil sudah tanpa bak dan kepala dan alat tulis sudah rusak bertototol-totol, dan akhirnya patah pegangannya, alamat jadi sampah.

Sabtu, 10 Jumadil Akhir 1442 H, 23 Jan 2021

Sabtu juga masih jadi hari yang sibuk, prepare untuk interview dari pagi, lalu ngajar Razqa di jam 8, lanjut interview sampai dzuhur, dan setelah break sejenak, jam 2 pergi mengajar Wld sampai ashar, kepala udah keleyengan, dan sorenya saya mulai terasa pusing, pengen upload produk. Sempat lah beberapa tapi malamnya, udah pusing banget. Tanda badan udah goyah IMG_20210125_090812

Ahad, 11 Jumadil Akhir 1442 H, 24 Jan 2021

Karena tubuh memiliki kapasitas, baru seminggu mulai jadi pengusaha begini, udah rindu dengan baca kitab, rindu dengan waktu menulis, rindu bekerja dengan tenang, rindu ngajar dengan persiapan yang baik, rindu bisa ikut kelas online. Ya, karena kami punya keterbatasan, mana yang kamu pilih? Menurut saya wajar di awal-awal sibuk begini, lihat lah nanti kedepannya. Dan dijalani saja dulu, baru juga seminggu, udah jangan judge apa-apa dulu. Hari Ahad saya tumbang, pengen ngajar tapi badan gak fit. Jadilah diem aja, lagian seharian hujan, jadi kita tidur lagi selepas subuh, lalu main game dan istirahat, ba’da dzuhur sama, masih istirahat sampai malam. Sebenarnya ada beberapa orderan dari teh Ohem, tapi udah pesen dari sabtu gak di pick up juga, hari ini ada orderan lagi dari Neng sama Eu. Tapi ga ada jemputan juga, udah di taruh di counter besoknya, tapi status belum berubah juga. IMG_20210124_165415 Ah entahlah, ahad sore kita keliling, katanya Jatibening Permai banjir lagi, tapi jadinya kita main saja, ke sebuah supermarket, anak-anak main mandi bola disana, dan apap beli kemeja + kaus, Ummah beli gamis. Itu cerita Indah hari ini. Sementara kita menikmati Es krim sepulang belanja. IMG_20210124_174801 Entah pekan depan, kita masih uji coba berwirausaha, lihat saja. Ya, hari terus berganti, pernikahan saudara, teman wafat, wirausaha, motor saudara ditarik matel, interview sana sini, hingga saatnya semuanya berakhir. Semoga semakin hari, semakin baik. Bisa sesuai apa yang diinginkan Allah ta’ala. Ada Ustadz yang mengajarkan barokah guru, ada Ustadz yang mengajarkan untuk kaya, meminta yang banyak, ada yang mengajarkan usaha yang baik, ada yang mengajarkan shalawat yang banyak, ada yang mengajarkan tuntut Ilmu setiap hari, memotivasi kita setiap saat. Ikutilah mana yang baik, tetap jaga kesehatan, ketenangan dan tetap Ibadah. Semoga kamu tetap Ibadah yus, agar wafat bisa menjadi hamba Allah yang baik. Maka hari ini saya bingung lagi, antara pindah atau tidak, sekolah SD dimana? Yah, ternyata mengurus pindahan pun tidak berguna, KK nya harus sebelum Desember 2018. Lalu bagaimana sekarang? Pupus sudah sekolah gratis di Sekolah Negeri di Bekasi. Agak kefikiran sih, padahal tadinya bisa ngirit uang bangunan 8 jutaan, dan biaya bulanan 500 ribuan. Ah. Berat menerima takdir yang tidak sesuai keinginan ya? Belum lagi dulu soal SIM, dan sekarang tentang sekolah anak. Nyesel kan menunda-nunda urusan? Itu satu poin. Masih ada harapan mungkin, coba datang ke kelurahan aja. Hmm. Agak segan juga ini ke Pak RW. Coba saja dulu, lah. (Dan ternyata setelah coba datang ke kelurahan dan ke SDN, harapan itu masih ada) Emang long long time ago pengen sih Najmi di pesantren, tinggal bareng kakek neneknya, but it’s costly, mengeluarkan 1 juta’an untuk sekolah anak per bulannya. Dan sekarang buat ngeluarin biaya untuk sekolah swasta aja berat, malah pengen negeri yang gratisan. Ah, entahlah, dari zaman kuliah pengen negeri ga dapet-dapet. Dan saat diskusi dengan Najmi, saat mengenang masa kecil, emang udah begini ya passionate nya, kalau ada yang gratis ngapain yang bayar, kalau ada yang murah, ngapain yang mahal. Padahal kalau memang jelas kualitasnya, kenapa enggak? Pasalnya… Kadang Pesantren, Sekolah mahal juga ada ketidak pastian, baik kualitas, pergaulan maupun yang lainnya. Yah, begitulah memang buat apa uang diirit-irit, dikumpul-kumpul? Ujung-ujungnya bakal disuruh beli tanah di kampung, kan? Tapi memang segan juga kalau nanti di depan rumah ada orang lain. Wallahu a’lam. Kita memohon kepada Allah saja, semoga dimudahkan segala cita-cita dan harapan, do’a orang tua. Meningkatkan harapan. Kita ta’ati ya. Sabar. Ya Allah, Engkau Maha Kuasa. Terima kasih Ya Rabb telah kau berikan lagi membuka mata di pagi ini, dengan udara segar dan suara burung yang indah, bumi yang bersih dan langit yang jernih. Dunia saja begini indahnya. Semoga kelak pun bisa ke Surga yang jauuuh tiada terkira nikmatnya. Aamiin. Yus, terima kasih sudah berjuang selama ini : Menulis, sholat, mendidik anak-anak, membuatkan kopi, mengaji, mencatat keuangan. Ini bermanfaat banget, membaca cerita bertahun-tahun, melihat catatan keuangan, merencanakan masa depan, memastikan anak-anak rajin beribadah. Good Job! Thanks for the great day! Yus, makasih udah mau bangun setelah jatuh, menyadari kesalahan dan berjuang memperbaikinya, makasih udah mau selalu tersenyum dan bahagia di tengah berbagai kesulitan, makasih udah berjuang untuk sholeh, sukses, kaya, pinter, berteman, bahagia. Kamu punya tujuan yang baik, dan jelas : Bahagia dunia akhirat. Meski kadang hasilnya tidak sesuai yang diinginkan. Kamu selalu bisa mengambil positifnya, tersenyum, tetap berjalan, karena hidup terus bergulir. Makasih ya Yus, aku bangga berada di didirumu, Good Job.

Senin 27 Jumadil Awal 1442 H, 11 Jan 2021

Memang udah degdegan dengan hari ini dari kemarin, dan akhirnya datang juga hari senin, setelah sholat kita mengaji kitab tafsir lagi, dan menyelesaikan tulisan di sambung meeting marathon dengan team sampai jam 9, lalu meeting dengan QC, dan yah marathon sampai siang. IMG_20210111_070937 Selepas dzhur baru agak reda, dan pengen tiduran sebentar, malah pusing. Ini karena bako pandan wangi juga nih, dan ada meeting lagi dengan QC dan QM soal CRM yang apa mandatory atau tidak dan di jam 5, ada meeting dengan manajer keuangan baru lagi, yang akhirnya she found new findings : Actual number! Dan pekan kemarin memang belum selesai juga! Malam berlalu, entah bagaimana yang pastinya jam 9 baru keluar, kepala pusing ba’da maghrib, sejak tadi siang, dan sore hari ada pengajian sore ini bareng Dansh. Alhamdulillah.

Selasa 28 Jumadil Awal 1442 H, 12 Jan 2021

Sepertinya perlu disiplin luar biasa untuk bangun sahur, tahajud, sholat subuh, dan i’tikaf sampai suruq. Udah Selasa Rabu masih begini, berjamaah yuk yus? Subuh utamakan. Selasa masih kerja dengan perasaan berasa berhutang, teguran Maghrib kemarin soal laporan itu sedikit mengganggu fikiran saya. Maka selepas subuh, ngaji dan dzikir, kita langsung kerja, mengikuti meeting pagi, cek laporan, entry actual saving, dan sama-sama menyadari bahwa improvement bisa dilakukan siapa saja, kapan saja, dimana saja. Ini bukan pekerjaan saya. Tapi pekerjaan bersama. Jadi bukan hanya tentang kerja tapi juga kerja bareng (Dan entah kenapa saya teringat suasana JV, mesjidnya, tempat wudhunya, kantinnya, udah gak bisa balik lagi. Udah selesai urusan disana) Begitulah sampai siang, dan saat jam break setelah di sela mandi, ngopi, dan sholat Dhuha kita diminta submit sebelum break, sebenarnya saya yang commit. Submit revisi terbaru OPW. Makin strong aja sekarang, OPW. IMG-20210112-WA0010 Dan selepas break ada meeting setelah kursus Autocad sejenak, bejibun saja ini meeting sampe bikin pusing dan meeting lagi jam 5 sampe jam 6. Masih menggantung aja, ah entahlah apa hari ini atau bukan, yang jelas ummah udah disini saja. Nemenin nulis, seperti biasa :). Hari ini Eu mulai nawarin saya buat support usahanya Mbak Jule di Resep Mantu. It’s new challenge.

Rabu, 29 Jumadil Awal 1442 H, 13 Jan 2021

Masih ga bagus bangun nya, langsung mandi dan berangkat, berburu mi ayam dan mulai kerja di jam 8. Mata udah sepet bener. Sampe siang sudah konsen lalu tiba-tiba sore ada tugas kudu selesai karena ini hari terakhir closing OPW, bahkan dilanjut sampai jam 7 dan lanjut lagi jam 10, setelah sampe rumah namun suasana kelabu. Bablas juga. IMG_20210113_062133 Jam 9 anak-anak sudah tidur, setelah kerja, malah main game sampe 00.20 keterlaluan lah, jelas bikin ancur pagi lagi, nyesel saya, tapi ada bisikan yang bilang begini begitu, ini salah yus. Bangkit, lah

Kamis, 1 Jumadil Akhir 1442 H, 14 Jan 2021

Dan begitulah Kamis pagi tak begitu manis, kadang dilalui dengan fikiran lelah, tapi kalau udah malam begini, ya biasa aja, akhirnya bisa juga melalui nya. Meski dari siang beberapa pikiran datang, entah ini itu, mulai dari keluarga, ibadah, ah entahlah : Banyak. IMG-20210114-WA0007 Ya, Alhamdulillah saya masih diberi kekuatan. Melalui lelahnya hari dan menyiapkan beberapa presentasi untuk VOR calculation dengan disela sholat Dhuha di pagi hari, dan lanjut menyiapkan laporan untuk meeting cost out sore. Selesai juga. Beneran marathon meeting dengan BA setelah dari pekan kemarin review OPW, kemarin review BCFA dan sekarang review VOR. Kadang muncul fikiran untuk dapat ngobrol dengan orang tua mungkin saya yang malas, tapi memang diskusi apa, menanyakan kabar takut tak berasa apa-apa. Entah. Coba saja. Dan ternyata iya, pekan ini tidak ada jawaban, hanya pesan broadcast. Hari ini Ustadz Ali Jaber Wafat. Innalillahi. Memang di awal tahun ini berjejar beberapa berita duka dan musibah, ada pesawat jatuh, Ulama Wafat, besoknya ada Habib Ali wafat, dan hari Ahad, Ustadz Sony wafat, Innalillahi. Ini yang begitu menyontakkan saya, beliau masih muda dan sering bertemu saya di tempat kerja. Semoga Beliau Husnul Khotimah, Aamiin. Selanjutnya ada juga berita gempa di Sulbar, Banjir di puncak, gunung erupsi di Merapi dan Semeru, Banjir di kalimantan. Dan beberapa berita duka di email dari orang tua para karyawan. Sedih iya, namun semoga kami bisa mengambil pelajaran dari setiap kejadian.

Jum’at, 2 Jumadil Akhir 1442 H, 15 Jan 2021

Selalu galau kalau sudah lihat mereka yang dapat beasiswa S2, seolah mendapatkan sesuatu yang menyenangkan dalam hidup, bukan hanya diam disini, dalam kesibukan dan kehidupan biasa. Kadang saya merasa : Saya udah cukup sibuk, udah cukup menyenangkan : Menulis catatan harian di ahad pagi, mengajar, main game, ngopi, kerja, ibadah. Rasanya sudah cukup balance. Hoalah. Lebay. Ya kalau mau disini-sini aja, masa mau main game terus? Mau jadi orang biasa terus? Jadi luar biasa dong, jadi orang yang sukses dunia dan akhirat. Sukses itu bukan pilihan mau dunia atau akhirat, bisa dua-duanya loh. Punya perusahaan besar, dan bisa berjamaah tiap subuh, bisa punya karyawan ribuan, dan menjaga sholat tahajud. Kaya di dunia, Surga di akhirat. Begitulah jadinya. IMG_20210115_112542 Ini hari libur, saya cuti perlu rehat setelah dari akhir tahun marathon panjang ikut beberapa project. Jadi ga kerja. Dari pagi udah nyiapin materi aja buat kursus nanti siang. Tapi ga jadi dua-duanya, yang satu ijin libur yang Autocad, dan Javascript saya nya telat karena masih di kelurahan, digeser besok. jadinya setelah sarapan, ngopi, eh udah jam 10 aja, jadilah karena udah janji pengen ke Mall, main sama anak-anak, jadinya kita ke Idolmart, beli mainan untuk anak-anak. Dan… Jabir Jarir jadi kayak Najmi dulu : Takut naik odong-odong, sementara Najmi udah kegedean buat naik odong-odong, pengennya yang Spiderman katanya. Haduh. Najmi beli buku spiderman dan penggambar pasir, Sementara Jabir-Jarir beli truk, sampe rumah Jarir tiba-tiba ga mau, karena roda tengahnya ga muter, jadi di repair deh ba’da jum’at. Beda 2 ribu aja padahal, tapi kualitasnya beda bener. IMG_20210115_134456 Yap yap, sore pun tiba dan jadwal mengajar cancel, di geser besok. Pak Rudi ada acara keluarga, dan saat mau ke Wildan, saya kesorean. Karena baru pulang dari kelurahan buat bikin surat domisili, yah ga jadi di proses sih, karena katanya nanti aja. Dan saya ke SD juga, sama katanya, nanti aja bulan Juni atau Juli. Ga susah daftar SD katanya. Lihat saja. Cuma keselnya pegawai desa baru bilang nanti ajanya setelah saya muter nyari fotocopyan, halah. Tapi ga apa-apa sih, hasilnya tetap menyenangkan. IMG-20210115-WA0001 Maka sore waktunya istirahat saja : belajar, ngaji sama anak-anak lagi, Alhamdulillah mereka begitu baik, kita pakai Zoom ngajinya, setelah saya mengajar Danish sore ini. Maka malam kita makan, lalu nonton werewolf boy lagi, sebentar, lalu main game, dan tidur. Jam 11 juga, tapi alhamdulillah, bisa bangun tepat waktu.

Sabtu, 3 Jumadil Akhir 1442 H, 16 Jan 2021

kadang ingin pergi sejenak, kadang hanya ingin mengobrol, hanya ingin bercerita tentang kebingungan demi kebingungan dari ibadah yang tidak juga membaik, pekerjaan yang penuh tuntutan, masalah pendidikan anak, menyepi dari hingar bingar dan keluar dari rutinitas, ada saatnya lelah. IMG-20210115-WA0008 Sabtu datang, libur lagi dan setelah tidur panjang, Razqa g jadi ngaji, jadi kita ngajar wildan dulu. Dzuhur main game, tapi kesel, kalah mulu. Halah. Dan sore jadinya keliling aja entah kemana, lupa, keliling cari snack dan beli es alpukat kocok lima ribu, ngadem menunggu maghrib di lapang segitiga. Pengen kemana-mana masih males, ga akan cukup uang seratus ribu. Tapi lihat coba valuenya. Jangan cuma uangnya, bisa lebih bahagia kan. Worth it lah. Dan kalau malam ada kebiasaan baru : Najmi ngaji, Jabir Jarir ngaji lalu sholat di mesjid pintu geser.

Ahad, 4 Jumadil Akhir 1442 H, 17 Jan 2021

Tuh kan, udah 3 hari aja loss writing, tau-tau besok udah senin aja. Cepet banget hari libur ini lah. Alhamdulillah tapi pagi ini bisa bangun subuh lagi, Najmi juga, ternyata masih ada bintik-bintik itu, harus cepat ke Dokter sepertinya. Biar di obati. degdegan juga, biar ga menyebar juga. IMG-20210115-WA0011 Well, selain lihat yang S2, lihat orang yang berwirausaha pun jadinya pengen juga, kok aku begini aja, atau saat lihat orang sukses di jabatannya di usia yang sama, kok aku begini aja? Saat melihat orang lain dan lelah. Lihat orang yang sekolahnya udah jadi, udah bagus, keluarganya mapan, ternama, dihargai, dengan sebegitu banyak karunia dalam hidup mereka. Padahal pagi ini sudah bertemu dengan QS Al-hijr : 88 لَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِۦٓ أَزْوَٰجًا مِّنْهُمْ وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَٱخْفِضْ جَنَاحَكَ لِلْمُؤْمِنِينَ Arab-Latin: Lā tamuddanna ‘ainaika ilā mā matta’nā bihī azwājam min-hum wa lā taḥzan ‘alaihim wakhfiḍ janāḥaka lil-mu`minīn Terjemah Arti: Janganlah sekali-kali kamu menunjukkan pandanganmu kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang-orang kafir itu), dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman. Referensi: https://tafsirweb.com/4238-quran-surat-al-hijr-ayat-88.html Jadi, tetaplah positif, Yus. Kamu kan positif! 🙂 IMG-20210117-WA0002 Saya sudah lama ingin cerita ini : Kenapa masa kecil terasa seru? 3 tahun sudah di Jakarta, tapi katanya seperti tak punya cerita apa-apa, katanya membosankan! Nafsu itu mah, Syetan yang berbisik aja. Katanya lebih seru 3 tahun di Aliyah, dan 3 tahun di MTs. Pokoknya masa sekolah itu Top. Memang sih, tapi udah lama juga, ada gejolak, ada energi yang begitu membahagiakan. Kebebasan, menyenangi hal-hal remeh, semangat, tanpa curiga, positif, meski hanya untuk main gitar, nongkrong, alay, dan hal-hal lain yang rasanya sekarang bukan waktunya lagi. Bukan? Jadi hari ini dan 13 tahun lalu itu bukan sesuatu untuk dibandingkan. Okeh? Kayaknya cukup jelas juga, bahwa sekarang juga berharga : Masa berjuang, ketika hidup jauh lebih berarti, lebih bernilai untuk sesama, keluarga, bukan hanya tentang diri sendiri. Menjadi bagian estafet positif dan kebaikan untuk masa depan. Seharusnya saya lebih mengharga saya yang sekarang. Ada emosi yang kadang memuncak, muncul dan hilang. Ada rindu yang kadang diam dalam keindahan, kita lihat saja Dan yah, hari ini mau mulai ikutan join Resep Mantu, support di divisi promosi digital. Kita lihat saja. Jadilah setelah menulis pagi, lanjut mengopi maka jam 8 saya berangkat, sampai lokasi jam 9. 3 jam disana, update produk, pajang produk, dan rasanya ada banyak kerjaan lain, tantangan baru : Nawarin produk, update IG, update shopee, lihat saingan. Begitulah. Kita awali dulu saja. Meski malu saya coba share produk di beberapa grup tempat kerja dan minta tolong neng buat pajang toko saya di statusnya. Sempat share di grup JTS malah, tapi ga ada reply, yang pesan malah Pak Tanjung, dua botol pula. Wow. Dan dzuhur saya pulang, lalu setelah istirahat sebentar, ngopi lagi dan kayaknya punya 30 menit untuk update shopee lagi, tapi ternyata adzan ashar. Sudah ashar masak nasgor mercon sampai sejam tapi kebanyakan kecap, lalu cuma punya waktu 15 menit setelah main game, keburu maghrib. IMG-20210117-WA0021 Saat itulah kita dapat kabar : Ustadz Sony sedang di ICU, penyakitnya semakin parah, Maka saya mendoakan kesembuhan beliau, lalu mengajar anak-anak bergiliran lalu pergi sholat Isya. Ba’da Isya kita dapat kabar : Ustadz Soni wafat. Banyak yang kehilangan, banyak yang merasa sedih, banyak yang bersaksi kebaikannya. Beliau selalu memanggil saya Ustadz. Saya sampai malu. Orang baik, meski hanya sesekali bertemu, namun beliau sangat berkesan, rajin ziarah dan hadroh. Tidak ada yang menyangka bahwa kepergiannya ke rumah sakit ini akan menjadi perjalanannya yang terakhir. Innalillahi, semoga beliau Husnul Khotimah, beliau wafat di RS Polri Kramat Jati, seperti Pak Ustadz dan istrinya Pak RW. IMG-20191203-WA0021 Sebulan kemarin beliau masih sehat, berkumpul bersama, berangkat kerja bersama kami. Usia, beliau orang baik, Allah SWT insya allah menjaga beliau dari kesucian hatinya. Sampai jumpa lagi Ustadz.

Senin, 5 Jumadil Akhir 1442 H, 18 Jan 2021

Suasana kerja beneran tidak bersemangat, setiap orang sepertinya merasa begitu. Semua masih berasa berkabung, sedih. Pak Aris tengah mengantar ke pemakaman. Pemakaman begitu syahdu, dikuburkan di Jagakarsa jaksel, dekat Situ Babakan. IMG-20210118-WA0013 Siang hari semua mulai sibuk lagi, update kalkulator VOR lagi, fokus lagi dengan keluarga masing-masing. Benar lah dunia ini tempat sibuk. Malam hari berlalu cepat, dengan mengaji, ke mesjid pintu geser, nonton car berubah dan main game. Masih begitu entah sampai kapan -_-. Kadang saya masih perlu hiburan. IMG-20210118-WA0012

Selasa, 6 Jumadil Akhir 1442 H, 19 Jan 2021

Selasa oh selasa. Tidak ada banyak meeting di menjelang tanggal gajian begini, ada meeting MCP dan VOR di siang hari. Begitulah awal harinya malamnya malah for first time nyentuh gitar lagi karena Batre hape habis cuma seronde. Poster Mama Kembar1 Kerja di rumah hari ini, lalu mengajar ngaji dan Autocad, tapi masih bingung dengan section. Jadi sempat keder juga.

Rabu, 7 Jumadil Akhir 1442 H, 20 Jan 2021

Kalau gak dipaksain nulis, ya gak nulis, kerjaan numpuk, apalagi ditambah dengan beberapa challenge soal kerjaan. Pertama kali wfo, dengan berangkat jam 7.40 dengan Najmi yang ajaibnya bangun jam 3, lalu sholat dengan suara tinggi, dan berjamaah subuh setelah sekian lama. Alhamdulillah.  Memang salah satu hal yang paling disesali adalah ketinggalan sholat subuh. Hari ini rasanya lancar banget, beres sholat lalu ngaji dan bikin ini lah desain lalu berangkat kerja meski agak siang, tapi lancar, meski ada banyak panel yang harus di pack, Pak Bayu istrinya sakit, alhamdulillah semua lancar. IMG_20210120_140354 Hari berlalu lagi, sudah sore aja. Entah ngapain, masih keingetan dengan ustadz Sony, ayahanda pak Ishak dan Ibunda pak Arya. Dan Jabir juga mimpi ketemu nenek uyut. Ga boleh berprasangka buruk. Tetap berdoa yang terbaik. Hari ini juga alhamdulillah nya setelah pagi  kerja, bikin prepare untuk meeting siang dan di jam break masih sempat buat cuci mobil setelah sekian lama, alhamdulillah. IMG_20210120_145446 Meeting productivity saya delegasi kan, ada packing yang harus di monitor sementara pak Bayu sedang ijin karena istrinya sakit. Sementara sempat ada drama soal panel panakukkang yang tertolak tapi ujung-ujungnya kita yang harus handle dan yah tentang warehouse yang sekarang bu err move dari BA ke WH. Pulang agak malam, jam 6, tapi sholat isya di rumah, setelah seronde. Ada pengajian 100 hari di rumah pak ustadz, saya ijin. Dan malam malah main gitar lagi, tangan masih sakit, dan push rank dengan Pake skill Dadan, ah malu diceritain mah malu sama Allah, malu sama Najmi.

Kamis, 8 Jumadil Akhir 1442 H, 21 Jan 2021

23.09 Saat mau tidur begini baru berasa, bahwa saya manusia paling berdosa di rumah ini, hidup semaunya, main game, dzikir kurang, kerjanya kesiangan,sholat segitu kualitasnya. Hidup mau jadi apa? IMG_20210121_112703 Meski demikian, Allah sudah ngasih Nikmat sebegitu banyak, dari membuka mata, bersiap kerja, tidur, kerja untuk meeting di jam 11, diskusi soal warehouse, buat laporan untuk BA tentang productivity progress, monitor packing, diskusi soal kalibrasi, close beberapa issue IT, diskusi soal prepare submit foto ke server. Hari ini juga pesenan Pak Tanj kekirim juga, meski telat banget, saya ditelepon sampai 4 kali, dan baru berangkat di jam 9. hingga akhirnya, pulang di jam 5, itupun main game dulu sampai isya sambil makan molen mini dan abisin kopi, lalu makan, diskusi sebentar, lalu main game lagi. Menyenangkan memang, tapi ga ada nilai sosial nya, apalagi keagamaan, andai ada, soal kesabaran, keteguhan, itu snagat sedikit. Kapan ngaji, entah besok subuh gimana, pagi2 hanya berdoa saja, semoga besok subuh bangun. Akhirnya, tersuply juga sambelnya, semoga tetep enak, udah seminggu disini, entah. Kita makan saja? Ga akan habis juga. Bingung.

Jum’at, 9 Jumadil Akhir 1442 H, 22 Jan 2021

Setelah bangun dengan pergelutan dan perdebatan dengan Ummah untuk bangun subuh, dan apakah dzikir atau ngaji pagi ini, sempat kefikiran untuk menuliskan segala yang teringat, agar tak lupa lagi. entah tentang saat dulu di pondok : Bangun tidur lalu ngepel di rumah guru, meratapi kehidupan yang masih dibawah orang lain, atau tentang masa menyenangkan di SD. Entah ada tugas apa hari ini : Bikin catatan keuangan, foto produk di putra jaya, ada training selepas jum’at tentang TAM. Dan selebihnya, masih berjalan seperti biasa. Hari ini ada tawaran interview dari infen di Batam. Pengobat rindu bisik saya, entah. IMG_20210122_053715 Maka seperti yang saya bilang, dari pagi kita bekerja seperti biasa, menyiapkan laporan dan membereskan beberapa persiapan sampai tiba-tiba saja sudah jam 11, sholat jum’at selepas ngopi dengan Najmi malah tertidur di mesjid, ngantuk mungkin, karena tadi selepas subuh langsung nonton dianya. Dan selepas jum’at saya bergegas ke toko snack, ambil foto beberapa produk yang ternyata ada banyak banget, sampai 60 produk! Dan tahu-tahu sudah mau ashar aja, ba’da ashar kita edit fotonya, lalu ba’da maghrib coba upload di shopee, tapi baru 4 produk, letih, bosan, apalagi orderan belum banyak. Ba’da Isya break sejenak, lalu terlelap. Kita terlalu letih, capek ternyata usaha begini. Apalagi kalau belum closing. Dijalani saja dulu, dan mainan yang minggu kemarin baru beli, baru sepekan sudah tidak jelas bentuknya, mobil sudah tanpa bak dan kepala dan alat tulis sudah rusak bertototol-totol, dan akhirnya patah pegangannya, alamat jadi sampah.

Sabtu, 10 Jumadil Akhir 1442 H, 23 Jan 2021

Sabtu juga masih jadi hari yang sibuk, prepare untuk interview dari pagi, lalu ngajar Razqa di jam 8, lanjut interview sampai dzuhur, dan setelah break sejenak, jam 2 pergi mengajar Wld sampai ashar, kepala udah keleyengan, dan sorenya saya mulai terasa pusing, pengen upload produk. Sempat lah beberapa tapi malamnya, udah pusing banget. Tanda badan udah goyah IMG_20210125_090812

Ahad, 11 Jumadil Akhir 1442 H, 24 Jan 2021

Karena tubuh memiliki kapasitas, baru seminggu mulai jadi pengusaha begini, udah rindu dengan baca kitab, rindu dengan waktu menulis, rindu bekerja dengan tenang, rindu ngajar dengan persiapan yang baik, rindu bisa ikut kelas online. Ya, karena kami punya keterbatasan, mana yang kamu pilih? Menurut saya wajar di awal-awal sibuk begini, lihat lah nanti kedepannya. Dan dijalani saja dulu, baru juga seminggu, udah jangan judge apa-apa dulu. Hari Ahad saya tumbang, pengen ngajar tapi badan gak fit. Jadilah diem aja, lagian seharian hujan, jadi kita tidur lagi selepas subuh, lalu main game dan istirahat, ba’da dzuhur sama, masih istirahat sampai malam. Sebenarnya ada beberapa orderan dari teh Ohem, tapi udah pesen dari sabtu gak di pick up juga, hari ini ada orderan lagi dari Neng sama Eu. Tapi ga ada jemputan juga, udah di taruh di counter besoknya, tapi status belum berubah juga. IMG_20210124_165415 Ah entahlah, ahad sore kita keliling, katanya Jatibening Permai banjir lagi, tapi jadinya kita main saja, ke sebuah supermarket, anak-anak main mandi bola disana, dan apap beli kemeja + kaus, Ummah beli gamis. Itu cerita Indah hari ini. Sementara kita menikmati Es krim sepulang belanja. IMG_20210124_174801 Entah pekan depan, kita masih uji coba berwirausaha, lihat saja. Ya, hari terus berganti, pernikahan saudara, teman wafat, wirausaha, motor saudara ditarik matel, interview sana sini, hingga saatnya semuanya berakhir. Semoga semakin hari, semakin baik. Bisa sesuai apa yang diinginkan Allah ta’ala. Ada Ustadz yang mengajarkan barokah guru, ada Ustadz yang mengajarkan untuk kaya, meminta yang banyak, ada yang mengajarkan usaha yang baik, ada yang mengajarkan shalawat yang banyak, ada yang mengajarkan tuntut Ilmu setiap hari, memotivasi kita setiap saat. Ikutilah mana yang baik, tetap jaga kesehatan, ketenangan dan tetap Ibadah. Semoga kamu tetap Ibadah yus, agar wafat bisa menjadi hamba Allah yang baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s