Catatan Harian 167 : Sebuah Do’a

Ada sebuah doa di hari itu, dengan Ummah yang mengaminkan lirih, jadi kita beli saja tanah untuk pintu masuk karawang dari mulai ucup, sisi kiri-kanannya, mulai dari bengkel, rumah teh AS, bengkel, lalu sampai penggilingan dan masjid, lalu sampai warung kamal, warung epul dan sebagian parkiran RA.

1585195992

Kita beli rumah besar di depan mesjid nurul Huda, buat parkiran warga dengan biaya pengelolaan untuk dana masjid. Dan parkiran masjid di saat jum’atan. Masjid Nurul Huda tidak memiliki parkiran.

Dan RA, kita beli semuanya, mulai dari kolam renangnya untuk taman kanak-kanak dan SD, seperti Prana sekarang jadi SD. Kita modifikasi jalannya agar bisa di lalui motor. Dan gedung serba guna itu kita beli untuk aula pondok, serta lapangannya untuk ekskul. Sekolahnya sendiri berjejer di tanah yang sekarang jadi kontrakan, mushola kita pindahkan untuk pintu gerbang di sebelahnya sehingga mesjid juga bisa kita perbesar. Sudah layak untuk membuat masjid Jami’ sendiri. Area makam kita rapihkan dan di dekatnya kita bangun majlis ta’lim dan mushola agar tafakur bersama dan bisa mudah berziarah.

1makam20abah20anom

Rumah Pak Camat kita beli untuk rumah para asatidz pondok, juga sumber air Cilebak kita buatkan pemandian umum untuk santri serta beberapa rumah disana. Wah, total bisa dalam satuan triliun. Kita panjatkan saja do’a terbaik, semoga jadi nyata. 

wakaf-sebagai-penyangga-kemandirian-2

Senin, 20 Jumadil Awal 1442 H, 4 Jan 2021

Selalu galau kalau sudah lihat mereka yang dapat beasiswa S2, seolah mendapatkan sesuatu yang menyenangkan dalam hidup, bukan hanya diam disini, dalam kesiukan dan kehidupan biasa. Tapi hidup adalah pilihan, hanya sedikit yang bisa kita jalani bukan? Tidak semua keinginan harus diwujudkan, manusia hanya memiliki do’a, namun kenyataan adalah takdir Allah SWT yang terbaik.

WhatsApp Image 2021-01-04 at 17.08.09

Siang, ini hari kerja di rumah, hujan, itu saja yang saya ingat. Saya ikut meeting pagi hari, dan dilanjutkan dengan meeting dengan team. Naufal last day, sehingga di sore hari ada acara perpisahan sederhana. Beginilah di masa Pandemi. Waktu terasa begitu cepat. Dan hari ini pula Bapaknya W minta saya mengonfirmasi kelas selanjutnya, lanjut lah.

Selasa, 21 Jumadil Awal 1442 H, 5 Jan 2021

Ada apa di hari ini, masih WFH. Saya lupa bangun pagi bagaimana. Masih bekerja dengan update actual saving, bekerja dengan beberapa tugas yang saya juga lupa apa. Apa tidak segitu pentingnya sampai dilupain gitu aja?

Setelah istirahat siang, kita mengajar pak Rudi untuk autocad. Hari kedua. Dan lanjut bekerja dengan berbagai tantangannya, Dan akhirnya dengan sedikit tugas soal kalibrasi yang tertinggal, saya ke bengkel karena ban belakang sobek : Sudah saatnya saya bilang, ganti ban! Malamnya juga sempat mengajar javascript sampai ngantuk banget dan pusing dan pulangnya kita nikmati bubur kacang ijo hangat.

IMG_20210105_164006

Hari ini tetangga pindah rumah, akhirnya pergantian hari sudah terjadi. Setidaknya malam tidak ramai lagi, tidak ada sesuatu yang tidak boleh terlihat lagi. Dan semoga tetangga kali ini Muslim dan lebih baik, suka mengaji, bermanfaat untuk masyarakat. Aamiin.

Rabu, 22 Jumadil Awal 1442 H, 6 Jan 2021

Bangun masih not good lagi, dengan meeting bejibun saat sampe kantor jam 9, Minggu ini hampir tidak ke packing, masih overload, sementara pak ihwani masih di rumah sakit karena sakit infeksi pankreas. Hal ini mengingatkan saya lagi : Kapan asuransi dimulai untuk orang tua, biaya berobat itu tidak murah. Ya Allah, semoga keluarga kami senantiasa ada dalam kesembuhan. Aamiin. Dan semoga Pak Ikh diberikan kesabaran.

IMG_20210105_212840

Saya pulang agak malam, setelah seharian meeting tentang digitalisasi, follow up MCP salah satu material packing, dan meeting dengan vendor baru dari Cibitung. Tapi yah, Masih sempat main game dan malam ini bisa tidur berdua sama ummah. Ya, sebagai orang tua dengan Balita, anak-anak tidur awal adalah sesuatu yang menyenangkan. 🙂

Kamis, 23 Jumadil Awal 1442 H, 7 Jan 2021

Masih aja bangun kurang baik, tapi berangkat kerja lumayan baik, meski hujan mengguyur pagi ini, sempat mampir ke mi ayam, akhirnya kita langsung gas dengan meeting yang amat panas di diskusi soal left over. Dan meeting bareng orang IT terkait form airfreight, langsung Summary mom.

Setelah break lanjut diskusi tentang VOR calculator dan sambung lagi mengenai update opw sampai sore yang ternyata besok ada meeting dengan aneeta.

IMG-20210107-WA0000

Baik, sore pulang tepat waktu setelah mojok dan ketahuan pak lili, kita istirahat saja, sempat mojok di lapang segitiga dan sholat Maghrib di Al-Hikmah mandi lalu makan dengan sotong dan sholat lalu ngaji, baru jam 9 keluar untuk me time. Sepanjang ngaji udah main aja sama Jabir Jarir, sampai nangis soal parasut yang ternyata milik Jabir tapi dimainin Jarir dan Jabir ingin parasut kakaknya, dan saya buatin parasut dari keresek lalu parasut Jarir malah disobek.

Semua agak tenang saat google kids di mulai, hah, baiklah. Dan malam tetap berlalu. Pak Ikh masih di rumah sakit, hari ini beliau diinfus di dua sisi, dan tidak boleh makan. Hanya air gula.

Jum’at, 24 Jumadil Awal 1442 H, 8 Jan 2021

Pagi masih kurang baik yang saya ingat, kegagalan demi kegagalan datang silih berganti. Tapi tetap optimis dan menikmati hari untuk bekerja di rumah dengan segudang tugas. Tapi apa Daya, selepas sholat subuh malah terlelap sampai jam 9.

Setelah mandi dan bekerja dari jam 10 untuk laporan siang nanti, kita jumatan bareng Najmi, Alhamdulillah, Najmi masih rajin sholatnya. Meski masih sering tidak dibaca bacaannya. Masih belajar.

IMG_20210108_110139

 

Siang itu kita meeting sampai jam 5 soal OPW.  Belibet saya bilang. Lalu sampai sore kita cancel dulu kelas mengajinya. Malam hanya istirahat saja, setelah maghrib kita makan dan sholat lalu malamnya mengajak Najmi sambil yah, malah beli bakmi lagi, 20 ribu lagi. Anak-anak tidur lebih awal karena tidak tidur siang, JJ tidur ba’da maghrib dan Najmi menyusul ba’da isya.

Baiknya, urusan proposal yang pagi ini coba di selesaikan, ternyata tidak dibutuhkan. Oke, ga apa-apa. Dan yah, udah coba tanya ke Mang abo, dan jawabannya masih sama. Tidak ada C letter nya, jadi gimana? Ini tanah tanpa surat-surat aja gitu?

Sementara Najmi bintik-bintiknya masih ada di tangan dan kakinya, mau berobat belum sempat juga. Hmm. Ayo lah, berobat.

Kita selesaikan WW84 sebelum tidur, halah.

Sabtu, 25 Jumadil Awal 1442 H, 9 Jan 2021

Sabtu pun tak begitu baik, malah duluan Najmi. Beneran kudu taubat. Dan dengan memaksakan diri, kita belajar Javascript sebelum kelas dimulai hari ini. Menyerah. Tapi mau gimana? Kudu bisa.

Maka tetap belajar sampai jam 7.30 lalu ngopi dan mandi, dan jam 8 kita berangkat. R masih begitu, bahkan hari ini tidak ngaji sama sekali, hanya ngobrol, merajuk, sholat singkat lalu pulang. Setelah makan dan ngopi, dilanjut mengajar Javascript, sampai di 10.50 dan kita lanjut diskusi tentang javascript sampai dzuhur, agak susah konsentrasi karena yah… ada kelas bahasa inggris juga di hari yang sama.

Video

Dan begitulah, setelah dzuhur kita main game, 2 win, 1 loose, dan kita nulis sampai 2.36 Istirahat saja, ngantuk.

sriwijaya-air-sj-182-jatuh-cuitan-menyentuh-perasaan-bermunculan-di-twitter-gfl

Tiba-tiba ba’da ashar ada berita yang begitu mengagetkan, sebuah pesawat Sriwijaya Air terjatuh di kepulauan seribu setelah baru 4 menit lepas landas dari Bandara

Ahad, 26 Jumadil Awal 1442 H, 10 Jan 2021

Bangun masih begitu seingat saya, tidak ada jadwal khusus, maka setelah sholat kita belajar saja, sampai jam 8 lalu ngopi. Ummah mencolek karena kemarin udah ngajakin ke Hankam, jadilah jam 9 berangkat ke Hankam, sayang…. Hankam tidak seramai biasanya, odong-odong pun tak ada, jadilah hanya keliling, beli cilok dan buah itu tuh Kecapi, tapi masih muda ternyata, kurang berpengalaman. 

Najmi beli lego saja jadinya, dan halah, masa saya beli kikil 23rb? Lego aja 20rb. War biasah, nyesel sih, tapi mau gimana lagi, udah dibeli. Dan Najmi beli Friedchicken sebelum akhirnya kita sholat berjamaah dzuhur.

Captu3re

Ba’da dzuhur hingga ashar Ummah mengaji lagi ke mesjid, anak-anak masih anteng tanpa tertidur siang, saya belajar lagi sampai ashar, mulai dari Javascript sampai autocad. Sore hari kita bingung, ngapain lagi?

Jadilah ngopi aja, lalu saat mau ajak keliling, anak-anak lagi makan, maka saya pun mengaji dan rolling saja sore ini. Ba’da maghrib lanjut ngaji dengan mengenalkan Najmi pada rukun Iman & Islam, lalu di malam hari, ngopi main game, sampai akhirnya tidur. Halah.

Anak-anak tidur awal, meski sebelumnya Jabir merajuk dulu, Najmi sudah mengantuk lebih awal.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s