Catatan Harian 165 : Perjalanan Menemukan Rumah

Selalu banyak hal yang ingin diceritakan, ingin di bagi. Tapi waktu begitu terbatas, ada banyak hal yang ingin dilakukan, tapi masa ada waktunya. Maka begitu pun tulisan ini. Setiap kali review selalu ingin menulis lagi. Tapi waktu ada jangkanya. Jadi sudahi saja, apalagi saaat semua terasa penting. Ingatan.

Begitulah Ahad, memang awalnya agak berdarah-darah dengan game 1 jam setelah bikin mi dan pangsit goreng yang masih kematengan, lalu tertipu dengan ngantuk yang membuat duha, dan berjamaah bablas plus yah begitulah.

Siang saya coba memperbaiki diri, i need better! Maka Alhamdulillah saya coba membuka lagi YouTube dan mengaji kitab qomiuttugyan dan riyadhul baadiah dengan berbekal YouTube. Sementara anak-anak tidur, lalu main game lagi sore, berjamaah ashar Alhamdulillah, lalu ngaji dan rencana jalan-jalan pun batal, setelah kami diskusi panjang siang itu soal rencana pesantren, harapan, doa keluarga, berdua saja diantara hujan.

IMG_20201205_091903

Lalu tentang status ibu yang lebih banyak dihiasi foto ponakan, jarang saya diskusi sama ibu, kurang dekat rasanya, segan. Mungkin karena ibu lebih dekat dengan adik. Tapi ingin rasanya istimewa juga, dipasang di status, saya jadi minder. Mungkin baju dan rumah saya biasa’ saja. Heleh. Ga boleh minder seperti itu, minder itu sombong yang tersembunyi. Atau sesekali di puji : Wah lagi ngaji misalnya 🙂 Entah, manis saja sepertinya meski kadang jadinya biasa saja, dan memang ga boleh begitu juga kan?

Jadi husnudzon saja, mungkin karena adik perempuan juga, buka karena melebih-lebihkan, apalagi sampai drop, mamah bapak juga rajin ngaji, pasti Allah ta’ala luruskan dari setiap keputusan yang salah. Yakin.

Dan malam pun tiba, setelah main game selepas mengaji, lalu malam ngaji lagi, ditambah Jabir yang ingin car berubah Jarir juga, jadi sudah, mereka nangis saja sampai terlelap, saya bilang agar mereka belajar arti ketegasan. Meski hati berasa tidak tega.

PVP

Hari berlalu, ada hujan di malam hari, seharian ini hujan, Najmi sudah makin lancar,hitung dan bacanya, juga bertambah hafalan surat al-asr, dia begitu semangat menghafal saat mendengar saya mengaji, makin kesini kedewasaannya semakin terlihat, saat adiknya menangis, dia melerai, saat adiknya menangis dia mendiamkan. Ini foto hari sabtu, Najmi dapat gadget PSP kw dari rzq. Alhamdulillah saja, meski tombol ke kirinya rusak.

IMG_20201205_103154

Senin, 20 Rabi’ul Akhir 1442 H, 7 Des 2020

Karena siang, saya gak jadi WFO, WFH aja hari ini dengan lupa, ngapain ya? Ada banyak email, dari mulai NFL yang memilih perpanjang masa baktinya satu bulan sampai diskusi material packing yang pengen di ganti ke yang lebih murah. Selebihnya? Harus buka WA. Mungkin ada banyak hal disana. Entah

WhatsApp Image 2020-12-11 at 15.55.32

Selasa, 21 Rabi’ul Akhir 1442 H, 8 Des 2020

Hari ini ngaji qomiuth thugyan sampai jam 9, dan tafsir tentang keutamaan ciptaan Allah termasuk manusia itu beda penerimaannya seperti sungai ada yang besar, ada yang hanya sekecil parit dan kita menikmati bubur kacang ijo. hari ini banyak banget main game sampai 3.5 jam, 7 kali pertandingan membuat besoknya saya bilang : Stop it dan saya pun mulai mengaji dengan lebih baik.

WhatsApp Image 2020-12-20 at 05.22.34

Hari ini saya coba rekam pengajian tapi ternyata tidak banyak yang bisa saya rekam. Hari ini masih WFH dan tidak jadi WFO sementara rekan kerja sedang pada cuti, masih banyak cuti katanya. Pak B saja yang masih bertahan di packing, menjalani day by day. Sementara kita pun lewati hari.

Rabu, 22 Rabi’ul Akhir 1442 H, 9 Des 2020

Ini hari Pilkada, menantu dan anak Presiden menang lagi infonya, berita berganti juga dengan Simpatisan FPI yang tewas ditembak Polisi. Saya hanya bisa berdo’a. Semoga kami bisa menerima taqdir Allah, dengan keyakinan semoga ini adalah taqdir yang terbaik untuk kami. Entah siapa yang salah, saya tidak tahu. Allah maha tahu. 

Yang pasti, adalah sesuatu yang berbahaya menyakiti seorang ahli mesjid, apalagi seorang ulama, apalagi seorang  habaib, apalagi seorang yang memperjuangkan kebaikan-kebaikan bagi Islam dan Ummat Islam. Insya Allah, Allah akan menolong orang-orang yang menolong agama-Nya.

IMG_20201209_101518

Libur kerja membuat saya mengaji dan mengaji, pagi sejam, lalu ngopi lalu sore di lanjut lagi dan malam di lanjut lagi, kita tuntaskan tafsir, fiqih dan qomiutthugyan. Saya lirih, kenapa ga dari dulu? Sudah mau 15 tahun saya lulus pesantren, kenapa baru dibaca? Sedih bukan?

IMG_20201209_101238

Pagi hari kita beli kelapa untuk bikin boku pandan dan saat pulang kecegat hujan di lapangan balap mobil, semua ikut. Semua bahagia.

Lalu sore kita berkeliling, sementara Najmi mengaji membuatnya manyun, kenapa tidak diajak katanya? Hanya berkeliling, melihat SDIT dan SMPIT yang  don’t know rasanya sayang menyekolahkan Najmi kesana, padahal dan karena tidak ada jaminan apa benar lebih baik dari sekolah Negeri yang gratis? Kenapa tidak yang gratis saja? Malam hari saya ngaji, lalu main game dan semua berlalu.

Kamis, 23 Rabi’ul Akhir 1442 H, 10 Des 2020

Maka pagi cukup baik sebenarnya, bahkan Najmi ikut berjamaah di subuh ini, meski malamnya saya main game seperti biasa, berbagi sebat mole lalu terlelap di jam 10. Najmi berjamaah, lalu kita terlelap hingga akhirnya malah kesiangan, sampe kantor jam 9.08.

Hari ini lebih banyak ngerjain knime, bikin presentasi untuk meeting siang dan manasin mobil, masih normal, hanya kurang kehangatan, ban nya udah kempes parah, kudu saya ganti. Lalu pulang saat maghrib, besok WFH lagi karena ada yang positif di kantor. Packing pun di kejar, hanya bisa Long Duc. Dan hari ini saya baru kenal siapa itu Bang Otoy yang bersedia mengisi di area packing dengan 2 orang beserta performa semaksimal mungkin.

IMG_20201210_082156

Sedih itu saat merasa gagal mendidik anak, saat ternyata incidentally N berani mengambil uang iuran pengajian, membuat saya memuncak dan berteriak sepulang kerja, belum lagi karena perut lapar, belum makan. Maafin bapak, nak. Bapak hanya bingung dan takut. Kecewa memang, tapi setelah saya baca sebuah artikel, anak berbohong bukan indikasi kegagalan orang tua mendidik, karena terkadang itu hanyalah eksperimen anak yang belum jelas mana jujur mana imajinasi.

Dan setelah makan dan sholat saya mengaji lagi, alhamdulillah cukup lama mengaji tafsir dan kitab fiqih tentang bagian wudhu, yang membatalkan wudhu dan tafsir tentang kafirin dan bagaimana sikap mereka menyerupai orang-orang terdahulu.

Lalu malam susah tidur setelah main game, Bang Ali jawab pertanyaan, katanya adalah mungkin mengolaborasikan engineering dan religius, karena hal yang religius tidak harus vertikal, bagaimana kesuksesan itu ketika kita bisa memberikan support dan kita bahagia melakukannya dan adalah memang tak mengapa kita berdamai dengan pencapaian saat ini, tapi hasil selalu mengikuti usaha, maka jangan pernah mengeluh nanti jika kita melihat ada yang lebih berhasil dari kita. Begitulah dan malam pun berlalu, Jabir jarir tiba-tiba merengek, saya terlelap.

Jum’at, 24 Rabi’ul Akhir 1442 H, 11 Des 2020

Sudah jam 8.34 suasana masih tak baik, entah karena subuh yang tak sesuai rencana atau karena marah yang memuncak kemarin, pengen nulis dari semalam, tapi gak jadi karena mata sudah ngantuk di 22.38 Dan hari ini saya baru mandi jam 7, lalu sholat dhuha dan jam 8 tadinya mau nulis, malah anter Najmi dulu ke TK, masuk kelas, pakai baju koko putih. Kita WFH, dan saya tidak tega Najmi berangkat sendirian jalan kaki.

Jabir Jarir ikut dan Najmi bercerita bagaimana kemarin dia diantar bu Dhoti dan takut karena jalannya kecil dan bagaimana dia mengendap-endap karena ga mau dianter bu Dhoti. Hmm. Najmi ini cerdas, cepet banget belajar, cuma kadang juga jadi minterin, dan pasalnya kadang jadi kebablasan minterinnya, it’s OK kalau kadang-kadang makan kue lebih banyak daripada yang lain, atau hal menggemaskan lainnya. Tapi ketika dia ngambil uang dari dompet, nilep uang bayaran, it’s unacceptable. Makanya saya kemarin bilang, supaya tidak diulang bahwa melakukan itu adalah lampu merah. Najmi anak yang baik, hanya saat itu saja perbuatannya tidak baik, hanya itu aja Naj, selebihnya ada banyak hal yang baik yang bapak syukuri darimu : Jujur saat bangun tidur terus main game, mengarahkan Jabir-Jarir bicara dengan benar, semangat saat di saat sholat dan banyak hal lainnya.

IMG_20201211_213416

Saya tidak tahu saya sudah menulis dari hari apa, hanya punya 30 menit sebelum waktunya berangkat kerja, dan daripada kembali rolling dedaunan, saya lebih memilih memfokuskan diri disini, bertanya kenapa tak ada pagi se-sahdu di manon jaya, se-lapang di Cibaraja, se teduh di kebon kelapa. Ada Najmi dengan keluhannya mengaji sambil sedikit marah, ada suasana yang masih agak mengantuk dan bersiap.

Maka selanjutnya di hari Jum’at ini Najmi masih rajin jum’atan bareng di shaf belakang, dan setelahnya tak ada jajan di jum’at ini, hanya setelah siang saja ke pabrik kabel, selebihnya lupa. Mungkin ada pengajian, mungkin ada game. Soal sholat Najmi selalu ikut. Dan tetap bekerja seperti biasa, kita WFH termasuk meeting 30 menit di sore hari. Beserta update beberapa project.

Sabtu, 25 Rabi’ul Akhir 1442 H, 12 Des 2020

12.12 Belanja. Hari ini memang tidak kemana-mana, di rumah saja dengan belanja beberapa kebutuhan mulai dari kaus sampai gula batu. Sampai sebelum tidur pun kita masih berkutat dengan promo cashback 120%. Batal lagi dah berusaha menahan diri dari promo. Tapi lagi butuh juga sih.

IMG_20201212_190131

Selebihnya? Kita mengaji lagi dan mengeksplorasi beberapa training online. Mungkin pagi ini sama. Ummah yang masih begitu rajin membawa Jabir atau Jarir ke toilet untuk memandikannya, mengantar pipis, menyuapi saat mau makan. Demikianlah kasih seorang ibu.

Bersyukur bukan memiliki keluarga yang berbahagia ini? Seingat saya ada perjalanan di sore hari, bareng di motor saja. Lupa kemana, mungkin beli donat, gorengan atau entah. Saya lupa.

Ahad, 26 Rabi’ul Akhir 1442 H, 13 Des 2020

Weekend hari ini, saya lebih memilih menyelesaikan training Software development training, Alhamdulillah, ampuh juga nasihat Bang Ali. Believe yang buruk pada akhirnya akan mengantarkan pada usaha yang buruk. Karena merasa menyerah, merasa tidak akan berhasil, maka akhirnya berusaha pun menjadi alakadarnya. Ah semoga saya dan orang-orang yang dicintai senantiasa bersedia menerima nasihat yang baik dan mengamalkannya.

WhatsApp Image 2020-12-20 at 05.22.55 (1)

Pun saat ummah mengaji siang, sementara anak-anak di youtube kids, saya belajar saja. Agar tamat. Perlu kerja keras juga ternyata belajar di MOOC seperti ini.

Selebihnya saya tak ingat banyak, apalagi malam. Mungkin lagi-lagi main game, main sama anak-anak yang kadang membuat saya merasa bersalah saat mengopi, sementara anak-anak main sendiri, jadilah baca dongeng bareng, ah iya saya ingat. Saya gambarkan cerita tentang rumah dengan pagar tinggi, dengan rumah tersenyum dan harimau di dekatnya ditemani tiang listrik di belakangnya yang diatasnya ada kereta api. Dan Najmi berlanjut dengan ingin dibacakan majalah Bobo.. Begitu lah malam kami.

Senin, 27 Rabi’ul Akhir 1442 H, 14 Des 2020

Mungkin dari Ahad saya tidak menulis, senin subuh berjalan sama saja begitu, gontai dan malah tidur lagi setelah pagi sampai jam 8, maka meeting pun saya bilang telat, mungkin jam 9. Ada pesta di waktu pagi.

Semua masih berjalan lancar, dengan pekerjaan dan ngopi yang selang-seling, diskusi soal tugas yang belum juga usai, ada kabar saya dapat earbuds dan target packing yang memuncak. Hingga saya ditelepon, katanya ada 3 panel ga bisa keluar di sore hari. Hari berlalu dengan hari ini lebih full ke pemenuhan permintaan untuk engupdate DI status dan saving supaya ke one time aja. Sampai sore kita meeting sprint planning, share dengan team soal Software Delivery Management yang di pelajari kemarin. Dan michael share soal linked in learning nya SAG yang wow, gratis juga ternyata.

WhatsApp Image 2020-12-20 at 05.22.35 (1)

Malam hari, bisa kembali mengaji, dari mulai Tafsir bareng Ummah hingga kitab tafsir yaasin, yang penuh dengan keistimewaan QS Yaasiin. Setelah sekian lama saya bisa kembali bertemu dengan pembahasan gunung Qaaf. Dan kita main game lalu terlelap, begitulah yang diingat. Masih begitu, entah sampai kapan. Belum bosen juga. Ayo lah, tak ada manfaatnya kan?

Jabir – Jarir & Najmi masih membuat riuh suasana kerja, mengaji dengan permainan loncat meja-kasur, sasaungan, nyoba tas, nyoba dasi, pengen jajanan, tertawa bareng, nyanyi bareng, ramai. Bahagia lah nak, seperti mereka yang beruntung. Semoga kelak kita bisa berbahagia juga di surga, Aamiin. Jauhkan kami dari keraguan pada-Mu Ya Rabb.

Selasa, 28 Rabi’ul Akhir 1442 H, 15 Des 2020

Jadi mari mulai dengan selasa, hari dimana anak-anak mulai punya permainan baru saat saya pulang dari mesjid : main bayangan dengan memakai senter handphone dan lampu ruang tengah dimatikan, lalu saya mengaji saja, QS Ibrahim ayat 21-27, tentang syetan yang berseru di akhirat, melepaskan tanggung jawabnya sebagai penggoda, bagaimana keadaan di neraka dengan minuman berupa nanah dari perut orang kafir dan juga menceritakan keindahan syurga. Gus Baha lebih memfokuskan pada Kalimah toyibbah seperti pohon yang menjulang, dimana bagaimana jadinya orang yang tahlil di kuburan, dengan laailaaha llallah tiba-tiba di tuduh kafir?

Dan sejam berlalu saja, saya lalu main sejenak dengan anak-anak, ummah di riung, menjelaskan bahwa tadi baru 30 menit aja ummah menyendiri, sedangkan apap sering banget keluar buat ngopi dari pagi. Saya coba jelaskan, posisi kita berbeda, kemampuan berbeda. Jadi mohon maaf dan mohon maklumnya.

WhatsApp Image 2020-12-20 at 05.22.34 (1)

Karena begitulah hari ini, dari pagi banget udah kerja, saya urung WFO dan lebih memilih bekerja lebih pagi dengan mengikuti meeting pagi, sudah kebanyakan sesuatu menumpuk, dari mulai email bos finance asal pakistan, menyiapkan knime untuk project tracking, ikut meeting pagi, mengupdate planner digitalization, meeting dan ngopi lagi, sholat lagi, makan, dan sore ada 2 meeting bareng finance pakistan, menghadapi masalah packing yang tiba-tiba materialnya kurang dalam, dan simplifier yang sekarang minta login PKI. Mantap.

Malam hari, ba’da maghrib saya memilih main game, sempat menang di sore hari, malam hari dari 3 pertandingan kalah. Akhirnya pulang sambil melihat perjalanan seorang blogger yang melaju dari lampung menuju riau dengan lintas barat dengan jarak 1500 km, dengan perjalanan bisa sampai 3 hari dengan R15 nya. Melintasi Hutan Barisan. Menginap di hotel pesisir pantai. Itu perjalanan jauh banget. Pulangnya gimana?

Lalu kita terlelap bareng Najmi dan Jarir, sementara Jabir bareng Ummah, mengulang suara beberapa kartun, lalu terlelap. Saat pagi tiba-tiba Najmi bangun lebih dulu, shalat lebih dulu dan sedang main game -_-“

Rabu, 1 Jumadil Awal 1442 H, 16 Des 2020

Rabu apa? WFO lagi, mau sarapan mi ayam, batal, jadinya hanya sarapan cocolatos keju dan pekerjaan yang menumpuk. Sama lah. Pekerjaan berlalu dan pulang pun nyaris malam, maghrib di jalan. Entah selanjutnya apa. Sudah terlalu lama nulis, ingatan menipis.

Ada kerjaan seputar Indonesia gitu? Entah lah lupa, sementara toko sebelah udah mulai jalan-jalan ke subang dan menikmati musik korea. Entah, mungkin sekarang cita-citanya ingin ke Korea, setelah dulu ingin ke Subang, lalu ke oxford. I’ll watch you, here. Since I can’t there.

Kamis, 2 Jumadil Awal 1442 H, 17 Des 2020

Masih WFH dan datang ke kantor jam 8.30 dengan memprioritaskan hitungan berbagai faktor untuk VOR di pagi hari dan langsung berangkat ganti ban dan cuci mobil, walhasil saya ketemu tukang servis ban dan di pompa lah ban saya, dan saya pun pergi mencuci dan mengganti ban sampai jam 1 lalu meeting dan semua bubar dilanjut makan, sholat dan akhirnya malamnya kita berangkat start jam 8 disaat saya sudah selesai ngopi dan makan di warteg. Cus. Waktu berjalan cepat banget, masih di mesjid, pagi lalu siang dan malem dan berangkat.

WhatsApp Image 2020-12-20 at 05.48.24 (2)

Alhamdulillah perjalanan lancar, anak-anak juga tenang, sampai di Sukabumi jam 12. Benar saja, agak merayap di sepanjang cigombong-sukabumi, tapi semua masih lancar. Kecuali kaget dengan biaya parkir di kolam renang yang sekarang pengen 25ribu per malam. Buat apa? Berbaik hatilah, daripada mubazir. Namun akhirnya menerima juga.

Jum’at, 3 Jumadil Awal 1442 H, 18 Des 2020

Badan tidak baik, berat, mengantuk bermodalkan entah dan parkiran yang naik harganya 500% jadi 25ribu per hari, jadi sampai tanggal 27 ya 250rb. War biasah dari biasanya cukup 50 ribu. Entah nanti malam dimana, ya sudah lah. Pasrah saja. Masih bisa lah. Mungkin pulangnya nanti saya kemana, taruh mobil dimana?

WhatsApp Image 2020-12-20 at 05.48.24 (3)

Tak ada jadwal apa-apa hari ini selain kerja, follow up packing yang tiba-tiba ada scaffold di area packing. Dan beberapa masalah lain terkait update laporan dan mata yang berat hingga tadi ya pulang dulu untuk jum’atan, lalu diskusi di kulon soal bapak yang minta uang renovasi, sabar ya pak, tunggu pak budi transfer bisik saya. 

Ada pembangunan saung di kulon, berbahan gombong dari garasi yang di bongkar di rumah yayat, mau dibuat rumah katanya. Dan Najmi pertama kalinya saya ajak jum’atan di Selajambu, dan pulang kita di beri bubur kacang hijau disambung jajan rambut nenek dan kentang goreng. Nikmat, dan pulang melewati sungai di belakang rumah Nv dengan parit kecil dan ngeri-ngeri sedap dengan ular. Dulu biasa aja.

WhatsApp Image 2020-12-20 at 05.22.34 (2)

Sukabumi hujan tadi pagi, sementara mamah sudah memasak ayam kampung dan Jabir Jarir di cukur pendek. Dengan Najmi yang asyik bermain kardus, hari pertama memang selalu menyenangkan daripada hari yang lain.

Sabtu, 4 Jumadil Awal 1442 H, 19 Des 2020

Kami masih disini, menikmati pagi sukabumi dengan subuh berjamaah yang wow banget. Alhamdulillah dan disambung dengan menyambut pagi yang hujan. Kemana kita hari ini? Bisik saya, main lah ke Caringin, sudah lama tidak ketemu teman disana.

WhatsApp Image 2020-12-20 at 05.22.54

Maka setelah memandikan anak-anak saat saya coba istirahat, dan Ummah pun ingin ke kutamaneuh, ayo lah. Maka selanjutnya obrolan menjadi panjang, 4 jam berbincang dan langit mulai terbelah, bumi bergoncang, semua isinya keluar, tetesan sungai mengalir. Ada ilmu baru, ilmu yang benar-benar menguji keimanan. Dimana saya bilang : Seperti sedekah saja, kalau hanya ngandelin akal susah membuktikannya secara matematika dan probabilitas yang begitu luas. Maka kenapa tidak imani saja.

Ada kabel terjatuh di jalan Cikareo saat saya mau jemput pulang. Dan malam, saya mengajar ngaji lagi. Alhamdulillah.

Ahad, 5 Jumadil Awal 1442 H, 20 Des 2020

Alhamdulillah pagi masih membaik, dan kini kita di ruang tamu berdua untuk rencana menikmati bubur ayam hangat. Tapi tunggulah 20 menit. Ingin saya tuliskan dulu cerita ini, sayang. Menngingat lagi beberapa kenangan yang begitu cepat berlalu. Hari demi hari adalah tragedi, kematian satu waktu menuju waktu yang baru. Datang dan pergi. 

WhatsApp Image 2020-12-20 at 05.22.33

Setelah pagi menikmati bubur ayam, seharian ini g kemana-mana, hanya di rumah saja, main, ngopi tanpa tidur siang, hujan saja di rumah. Saat malam datang, saya bercerita tentang six sigma, seperti hari ini, dari pagi memang dibulatkan pengen dapat selesai pelajaran, nyicil saja. Walhasil selesai lah. Six sigma dan operational excellent dengan diselingi umi yang datang membawa ulen, seperti ada yang mau dibicarakan, makan daging dari BI isoh, lalu Hilmi datang dengan cerita pesantrennya yang bangun jam 3, tahajud, lalu ngaji sampai jam 7, lalu istirahat sejam dan sekolah sampai jam 10, lalu istirahat dan makan, lalu ngaji sampai jam 2, lalu istirahat sejam, lalu ngaji ashar sampai jam 5, lalu istirahat dan maghrib di lanjut sampai jam 10. Luar biasa bukan? Dan anehnya dulu waktu saya di pondok, tidak terasa lelah. Kekuatan berjamaah.

dan bapak menanyakan renovasi rumah sambil membersihkan kolam di kulon, dan training pun selesai sore hari sambil mendengarkan audio di handphone hingga kuota habis.

Malam hari saya cerita six sigma dan hubungannya dengan Islam, dari mulai korelasi, kesesuaian dengan syariat, efisiensi, kejujuran dan lain sebagainya. Dan malah asyik nonton film deh malemnya, sampai jam 11 pula akibat jon in the house dan kamar film dengan narnia nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s